HMINEWS, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Yogyakarta resmi merilis dan mensosialisasikan Draft Kerja Latihan Kader 1 (LK 1) Dalam Jaringan (DARING) di Sekretariat HMI Cabang Yogyakarta (19/01/2021). Draft tersebut merupakan hasil rumusan Bidang Pendidikan dan Pelatihan HMI Cabang Yogyakarta untuk merespon dinamika dalam kondisi perkaderan di tengah krisis pandemi COVID-19 yang tak kunjung berakhir hingga hari ini.

Oleh Bidang Pendidikan dan Pelatihan, draft kerja tersebut mulai disosialisasikan dengan Korps Pengader HMI Cabang Yogyakarta (KPC) (19/01/2021). Lembaga Khusus yang membidangi kaderisasi itu mengapresiasi dan mendukung penuh draft kerja LK1 DARING yang diusulkan oleh Bidang Pendidikan dan Pelatihan HMI Cabang Yogyakrta.
Bidang Pendidikan dan Pelatihan kemudian melanjutkan sosialisasi secara bertahap kepada Pengurus Koordinator Komisariat dan Pengurus Komisariat selingkup Cabang Yogyakarta yang bertempat di Sekretariat Cabang Yogyakarta (23-25/01/21). Sebanyak dua puluh lima Komisariat mengikuti sosialisasi dengan penuh antusias dan menyambut baik terhadap kebijakan HMI Cabang Yogyakarta.


Draft kerja ini sudah mulai diterapkan dalam pelaksanaan LK 1 Komisaria FH UII dan FH UMY sejak tanggal 12 hingga 14 Februari 2021 sebagai rujukan evaluasi terkait pelaksanaanya.

Kaderisasi diibaratkan sebuah tiang penyangga rumah organisasi HMI untuk tetap eksis di tengah pergulatan dan perubahan zaman yang selalu berubah. Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan HMI Cabang Yogyakarta, Ahmad Makmun Khodori mengatakan, “Pandemi Covid-19 yang masih belum jelas berakhirnya mengakibatkan proses perkuliahan harus dilaksanakan dengan jarak jauh (online), hal ini mengakibatkan kader-kader muda HMI yang sebagian besar masih berada di luar DIY belum dapat datang untuk mengikuti Latihan Kader 1 secara langsung seperti tahun sebelumnya.”

“Kondisi tersebut apabila tidak disiasati, akan mengakibatkan proses perkaderan di HMI Cabang Yogyakarta akan terhenti,” lanjutnya.

Hadirnya Draft Latihan Kader 1 daring, menurutnya, memberi jawaban atas persoalan perkaderan saat ini. Terutama atas problematika manajemen dan pelaksanaan perkaderan HMI.

“Draft Kerja ini menjadi jawaban atas problematika perkaderan pada masa seperti sekarang ini. Tentunya dalam proses penyususnan draft tidak lepas dari kekhilafan, sehingga perlu masukan dan saran dalam perbaikannya. Dalam merumuskan draft ini kami selalu berpegang pada hadist nabi yaitu ‘sampaikanlah kabar gembira dan janganlah menakut-nakuti, serta permudahlah jangan mempersulit’, kami berharap dengan adanya draft ini menjadi kabar gembira dan juga langkah yang memudahkan bagi komisariat yang hendak mengadakan Latihan Kader 1” pungkas Makmun.

Apresiasi juga diungkapkan oleh Ketua Umum HMI Cabang Yogyakarta, Fajar Sumardhan. Ia menegaskan draft kerja ini adalah hasil ijtihad di tengah terpaan pandemi dan semoga dapat menjadi jawaban atas keresahan terkait perkaderan di tengah krisis saat ini.

“Draft kerja ini bisa menjadi rujukan terkait manajemen perkaderan terkhusus latihan kader 1 HMI yang ada diwilayah Yogyakarta”, ungkap Fajar.
Menurutnya, pasti ada dinamika dalam proses penyusunan draft tersebut, namun jika HMI Cabang Yogyakarta tidak memiliki sikap dalam kondisi tersebut, yang ditakutkan adalah kemandekan regenerasi diwilayah Yogyakarta, sehingga draft ini adalah Ijtihad kita dalam menyelamatkan perkaderan HMI diwilayah Yogyakarta.

“Ijtihad itu kalau benar dapat dua pahala dan kalau salah dapat satu pahala, jadi tak perlu ragu untuk berijtihad karena pada dasarnya kader HMI dituntut untuk menjadi Mujtahid (orang yang senantiasa berijtihad)”.

Ia menuturkan bahwa draft kerja ini dalam pelaksanaan nantinya pasti akan selalu ada evaluasi, sehingga perlu kritik dan masukan dari seluruh elemen HMI di wilayah Yogyakarta, agar draft kerja Latihan Kader 1 DARING ini dapat menjadi lebih baik.

“Semoga pandemi segera usai, agar proses perkaderan dan perjuangan HMI serta kerja-kerja organisasi lainnya dapat berjalan dengan normal kembali,” tandas Fajar.