HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) memberikan dukungan penuh kepada Pemerintah, dan Lembaga Sensor Film (LSF) untuk kembali membuka bioskop setelah ditutup beberapa waktu akibat pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Dukungan tersebut disampaikan langsung Ketua Komisi Media Komunikasi dan Informasi (Medkominfo) PB-HMI Gesuryawan saat menggelar audensi bersama LSF. Menurut Gesuryawan, langkah pemerintah dan LSF tersebut sudah tepat.

“Kami menilai langkah LSF serta stakeholder lainnya dalam waktu dekat memperbolehkan bioskop untuk beroperasi kembali, itu adalah langkah yang sangat manusiawi. Kenapa demikian, dikarenakan bioskop sebagai tempat masyarakat untuk melepaskan penatnya, dan dengan dibukanya bioskop akan menjadi magnet mendatangkan pintu rezeki bagi yang lainnya,” kata Gesuryawan, Jumat (28/8).

Bersamaan dengan itu, Wakil Bendahara Umum PB-HMI Rizka Istiani juga memberikan dukungan langkah LSF, Kemenparekraf dan Pemda DKI yang menyatakan dalam waktu dekat bioskop segera beroperasi kembali.

“Kami sebagai warga Jakarta juga menyoroti langkah tersebut, dalam hal menyelamatkan perekonomian untuk segera pulih kembali. Dengan bioskop segera dioperasikan kembali, itu artinya akan banyak mendorong masyarakat untuk hadir ke mall,” ucapnya.

“Hadirnya mereka ke mall banyak nilai positifnya, yaitu setelah mereka selesai menonton, merekakan pastinya akan berbelanja kebutuhan lainnya dan dengan begitu terjadilah perputaran uang yang bermanfaat memperbaiki ekonomi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua LSF Ervan Ismail menuturkan dengan kembalinya bioskop beroperasi banyak film yang seharusnya bisa tayang sesuai jadwal. Namun karena adanya Covid-19 maka hal itu tertunda. Apabila ini terus dibiarkan tanpa ada keputusan yang jelas, sudah tentu banyak yang dirugikan, bukan hanya dari pihak Pemerintah saja tetapi dari pihak insan film pun akan gulung tikar.

“Kita tidak akan pernah tau, virus Covid-19 yang melanda Indonesia kapan berakhirnya. Apalagi dampaknya sangat parah bagi seluruh lini aktifitas, dan lumpuhnya perekonomian. Kami dari pihak Regulasi di bidang Kreatifitas (Per-Filman) pun harus berpikir, dan bekerja keras untuk membantu Pemerintah, dan masyarakat dari hal Ekonomi dan Insan Perfilman tanah air,” jelas Evan.

LSF dan Pemerintah sangat patuh peraturan yang di sarankan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 terkait protokol kesehatan bagi pihak penyelenggara bioskop dan masyarakat (penonton).[]