Sleman – HMI Komisariat Kehutanan UGM telah menyelenggarakan LK (Latihan Kader) 1 secara daring, bertemakan “Take a Chance, Rimbawan be a Leader” selama empat hari, sejak Jum’at (26/6) hingga Senin (29/6). Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta, terdiri dari 17 mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM dan 3 mahasiswa vokasi UGM, sesuai dengan kuota peserta yang telah disediakan oleh panitia. Dengan menggunakan aplikasi zoom, setiap peserta mengikuti kegiatan ini dari tempat tinggalnya masing-masing.

Lantaran diselenggarakan secara daring, tentunya kegiatan ini merupakan hal baru bagi HMI Komisariat Kehutanan UGM, bahkan di lingkup HMI Cabang Sleman sendiri. Namun demikian, “proses kegiatan di dalamnya tetap berpedoman pada Pedoman Perkaderan HMI, hanya saja semua rangkaian kegiatan dilaksanakan secara online”, kata Rifqi Asyrafi, Ketum HMI Komisariat Kehutanan UGM.

tengah berlangsung LK 1 Daring HMI MPO Kehutanan UGM via Zoom

Lanjutnya, “karena kondisi pandemi pada saat ini yang tidak bisa dipastikan kapan akan berakhir, dan perlunya regenerasi kader yang harus terus berjalan”. Karenanya, mau tidak mau HMI Komisariat Kehutanan UGM harus menyelenggarakan LK 1 secara daring. Dan, tentunya penyelenggaraan kegiatan ini juga disambut baik oleh HMI Cabang Sleman, dan khususnya KPC HMI Cabang Sleman.

Akhirnya, dari LK 1 daring ini telah meluluskan 18 peserta dengan predikat bersyarat. Sebab, pasca LK 1 masih ada rangkaian kegiatan lanjutan yang harus diikuti oleh peserta yang lulus, diantaranya penugasan khusus dan upgrading camp, sebagai pengganti kegiatan tatap muka yang masih kurang dalam LK 1 daring.

Rifqi pun berharap melalui kegiatan LK 1 daring ini dapat tercapainya tujuan dari kegiatan ini, mulai dari pengembangan potensi diri mahasiswa agar memiliki kesadaran berproses menjadi seorang muslim yang kaffah dan mempertegas jati diri mahasiswa. Kemudian, menekankan pada peletakan dasar-dasar kesadaran kader untuk memiliki kemauan dan kemampuan berproses menjadi kader cita HMI. (DH)