Makassar, HMINEWS.com — Puluhan aktivis Himpunan MahasiswaIslam (HMI MPO) Cabang Makassar demo memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) dan Reformasi. Aksi digelar di depan Monumen Mandala, Jl Jendral Sudirman, Senin (20/05/2019).

Dalam aksi unjuk rasanya, HMI menuntut beberapa poin sesuai instruksi Pengurus Besar. Salah satunya yakni meminta kepada kepolisian menghentikan perkara dugaan makar yang disangkakan kepada Dr. Eggi Sudjana.

Ketua HMI MPO Cabang Makassar, Hirjayadi mengatakan, momentum Harkitnas dan Reformasi ini adalah waktu yang tepat untuk mengingatkan pemerintah bahwa kebebasan berpendapat harusnya selalu kita jaga sebagai salah satu agenda reformasi.

“Kita ingin agar pemerintah saat ini dapat lebih menerima ekspresi warganya, bukan dengan cara melawannya atau menghukumnya. Untuk itu, kita mendesak pihak kepolisian untuk membebaskan Eggy Sudjana yang menurut kami menjadi salah satu korban anti kritik pemerintah,” kata Jayadi.

Aksi Harkitnas dan Reformasi ini kata Jayadi merupakan aksi serentak HMI seluruh Indonesia atas intruksi Pengurus Besar HMI. Hal tersebut tertuang dalam surat instruksi resmi yang ditandatangani Ketua Umum PB HMI, Zuhad Aji Firmantoro dan Sekjend Najamuddin Arfah.

Selain menuntut pembebasan Eggy Sudjana, HMI menyerukan agar memperkuat penegakan hukum yang berorientasi untuk menghadirkan keadilan kepada seluruh rakyat Indonesia.

Selain itu, mempertahankan dan/atau memperbaiki UUD 1945 yang saat ini berlaku, mengevaluasi secara total serta memperbaiki sistem dan penyelenggara pemilu, dan mendorong penegakan hukum terhadap semua pelaku pelanggaran pemilu tanpa terkecuali secara transparan dan akuntabel.

Abe