HMINEWS.COM

 Breaking News

Kajati Sulselbar Jemput Surya Paloh, HMI: Ciderai Kepercayaan Publik

Kajati Sulselbar Jemput Surya Paloh, HMI: Ciderai Kepercayaan Publik
March 26
11:46 2019

HMINEWS.COM, Makassar — Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat (Kejati Sulselbar), Tarmizi yang terlihat ikut menjemput Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Surya Paloh, menuai sorotan.

Tarmizi ikut menjemput Surya Paloh di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sabtu (23/03/2019). Kedatangan Surya Paloh ini untuk safari politik di berbagai daerah di Sulawesi.

Menanggapi hal tersebut, Sekertaris Jenderal Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO, Najamuddin Arfah menilai sikap Kejati itu sangat mencederai kepercayaan (trust) terhadap penegakan hukum di Indonesia khususnya di Sulsel.

“Tentu akan memancing spekulasi publik, karena kapasitas dan kapabilitas penegak hukum yang melekat pada dirinya sebagai Kajati,” kata Najamuddin Arfah.

Naja sapaan akrabnya mengemukakan Surya Paloh datang ke Sulawesi Selatan tidak lain adalah dalam rangka safari Politik. Sehingga kehadiran pimpinan Adyaksa ini tentu dipertanyakan oleh publik atas hubungan khusus dan spesial antara keduanya.

Tidak sepantasnya Kajati Sulsel hadir di momen Politik tersebut, karena jabatan Tarmizi merupakan ASN yang harus menjaga netralitas dalam pemilu.

“Ini akan sulit dipertanggungjawabkan secara etis dan moril kepada publik. Publik kemudian bisa jadi berspekulasi, barangkali ada hubungan khusus dan spesial antara SP dan Kajati,” tegas aktivis HMI asal Makassar ini .

Apalagi selama ini kata Dia publik tengah mencurigai seperti ada kedekatan oknum pimpinan partai politik dengan aparat hukum di pusat.

“Apakah ini memang menandakan bahwa variable pimpinan partai politik yang dekat dengan aparat hukum, sehingga ada kesan memberikan intervensi dan aksi tebang pilih terjadi di daerah?,” tanya Naja.

Termasuk misalnya penegakan hukum di Sulsel. Naja mengaku siapapun, aktifis hingga mahasiswa pun melihat, ada upaya tebang pilih dalam kasus-kasus yang selama ini ditangani kejati.

Oleh karena itu, Naja memimta Kajati perlu melalukan klarifikasi terbuka atas kejadian tersebut. Kajati harus menjelaskan secara jujur kepada publik.

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.