HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Gempa Sulteng, PB HMI Buka Posko dan Instruksikan Aksi Nasional HMINEWS.COM- Bencana gempa dan tsunami yang melanda wilayah Sulawesi Tengah Terbatas Palu dan Donggala telah menelan korban jiwa dan sampai saat ini terus bertambah. Ketua UmumPengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam...
  • Kohati Pekanbaru Rayakan HUT RI ke 73 bersama anak Panti   HMINEWS.COM- Korp HMI-wati (Kohati) cabang Pekanbaru meyarakan HUT RI -73 bersama anak-anak panti asuhan Al-hasanah di Pandau Pekanbaru pada 18-19 Agustus 2018  Ini merupakan kesekian waktu Kohati cabang Pekanbaru,...
  • Vakum sejak 2011, Pengurus HMI Cabang Jepara Akhirnya Dilantik HMINEWS.COM – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jepara periode 2018-2019 sukses menggelar pelantikan pada Sabtu (28/7/2018) bertempat di gedung Shima Jepara, Jawa Tengah. Sebanyak 17 orang pengurus HMI Cabang Jepara...
  • OTT Kalapas dan Praktek Permisif Masif di Lembaga Pemasyarakatan Oleh: Zunnur Roin * OPINI, HMINEWS.COM -Konferensi Nasional Kepenjaraan d i Lembang Bandung, Tanggal 27 April 1964 telah mengubah wajah penghukuman terhadap narapidana di negeri ini. Konferensi tersebut diikuti oleh...
  • ‘Mahalnya’ Demokrasi Kita   Oleh: Laode Yayan * HMINEWS.COM-Betapa mahalnya demokrasi kita saat ini. Untuk pemilu legislatif, ada kelompok yang menghasilkan uang sebanyak mungkin untuk setiap calon legislatifnya.  Demokrasi tidak sebatas pemilu yang...

PB HMI MPO Desak PBB Investigasi Dugaan Diskriminasi Terhadap Muslim Uighur Cina

PB HMI MPO Desak PBB Investigasi Dugaan Diskriminasi Terhadap Muslim Uighur Cina
December 22
19:10 2018

HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) MPO  angkat bicara tentang kasus diskriminasi umat Muslim Uighur di Provinsi Xianjiang, Cina yang diduga dilakukan oleh Pemerintah China.

Ketua Umum PB HMI MPO, Zuhad Aji Firmantoro mengungkapkan, meski sampai hari ini China masih terus menyangkal adanya diskriminasi yang mengarah pada pelanggaran HAM terhadap umat islam etnis Uighur yang bermukim di Xinjiang, namun munculnya beberapa fakta menunjukkan sebaliknya.

“China berdalih perlakuan diskriminatif terhadap banyak muslim uighur karena tuduhan terorisme dan separatisme. Sebuah tuduhan yang tidak pernah dibuktikan melalui proses peradilan yang adil dan terbuka,” kata Zuhad Aji Firmantoro kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (22/12/2018).

Bahkan, menurut Aji,  semakin banyak bermunculan fakta-fakta mengerikan tentang perlakuan pemerintah China terhadap muslim Uighur.

Beberapa fakta itu seperti tiadanya bukti yang diungkap berkaitan dengan penangkapan muslim Uighur, masih diizinkannya penggunaan bukti pengakuan paksa dalam proses peradilan, melekatkan identitas keagamaan dalam definisi terorisme, penutupan situs-situs website Uighur.

“Tiadanya jaminan kepastian hukum dan jaminan keslamatan raga serta jiwa dalam kamp-kamp indoktrinasi politik (juga disebut pusat-pusat pendidikan ulang) yang diperuntukan bagi Uighur, penghancuran masjid, adanya laporan pengambilan organ tubuh tahanan politik uighur dan banyak hal lainnya,” beber Aji.

Olehnya itu, lanjut Aji, atas fakta dan penyangkalan tersebut, PB HMI telah secara resmi mengirimkan surat kepada menlu RI agar Indonesia turut serta secara aktif mengatasinya.

“Salah satu caranya adalah dengan mendorong PBB membentuk tim pencari fakta independen untuk investigasi,” ungkap Aji.

PB HMI juga mendorong agar pemerintah China bisa bekerjasama dalam hal mengungkap fakta yang terjadi di Uighur.

” Kita menginginkan supaya pemerintah China juga mengijinkan tim pencari fakta itu melaksanakan tugasnya menginvestigasi dugaan diskriminasi tersebut,” tutup Aji.[]

About Author

Redaksi

Redaksi

Redaktur di hminews.com. Kirim tulisan anda di email Redaksi@hminews.com

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment