HMINEWS.COM

 Breaking News

MA Tolak PK Soal ‘Anak PKI’, PB HMI: Ruhut Sitompul harus Minta Maaf

MA Tolak PK Soal ‘Anak PKI’, PB HMI: Ruhut Sitompul harus  Minta Maaf
November 20
14:29 2018

HMINEWS.COM, Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (MPO), Zuhad Aji Firmantoro meminta kepada Ruhut Sitompul untuk menaati hasil keputusan Mahkamah Agung yang menolak upaya hukum yang dilakukan oleh Ruhut Sitompul yang telah berpolemik dengan PB HMI  akibat pernyataan yang disampaikan beberapa tahun lalu.

Insiden pernyataan politisi Ruhut Sitompul tentang Anak PKI pada Tahun 2011 lalu menimbulkan persoalan hukum.

Aji Firmantoro menceritakan, pada sekitar pertengahan bulan Oktober 2010, PB HMI yang pada saat itu di Komandoi oleh M. Chozin Amrullah, menjadi salah satu pioneer yang menolak pengusulan Presiden Soeharto sebagai Pahlawan Nasional.

“Tentu ini menjadi hal yang lumrah bahkan diperlukan di alam Demokrasi, bahwa setiap Warga Negara memiliki hak yang sama dihadapan Hukum dalam hal kebebasan menyampaikan pendapat, ditambah lagi PB HMI pada saat itu mendasarkan Pada Argumentasi Ilmiah dalam menyatakan sikap penolakan tersebut,” katanya dalam keterangannya, Selasa (20/11/2018).

Terhadap sikap penolakan dari PB HMI, politisi senior Ruhut Sitompul memberikan tanggapan yang menohok, dengan menyatakan “yang tidak setuju Soeharto jadi Pahlawan cuma anak PKI”.

Pernyataan dari Ruhut Sitompul tersebut telah jelas-jelas merendahkan martabat kelompok-kelompok yang berbeda pendapat dengan Ruhut Sitompul bahkan menjurus kepada Hate Speec yang dapat memicu terjadinya tindakan kekerasan atas tuduhan “anak PKI”.

“Bahwa atas pernyataan dan sikap tidak terpuji tersebut PB HMI telah menempuh jalur hukum yakni melalui Gugatan Perdata pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jak-Pus) pada Tahun 2011 lalu,” tutur Aji.

Pada tanggal 17 November 2011 Majelis Hakim pemeriksa perkara (PN Jak-Pus) menolak Gugatan Penggugat. Terhadap Putusan Pengadilan Negeri tersebut, PB HMI melalui Chozin dkk telah mengajukan upaya hukum Banding yang putusannya menyatakan Ruhut Sitompul terbukti telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum atas ucapannya, dan dihukum sebesar Rp 131.300 (seratus tiga puluh satu ribu tiga ratus rupiah) dan Meminta maaf di dua Media Nasional

Terhadap putusan Majelis Hakim tersebut, Ruhut Sitompul telah mengajukan Upaya Hukum Kasasi maupun Upaya Hukum luar biasa Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung, yang dimana semua upaya hukum tersebut ditolak oleh Mahkamah Agung. Hal ini semakin menguatkan bahwa Ruhut telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum dan sudah seharusnya melaksanakan Hukuman atas perbuatan yang dilakukan.

“Sehubungan dengan putusan Mahkamah Agung yang menolak PK dari Ruhut Sitompul, maka dengan ini kami Pengurus Besar Himpunan Mahasiwa Islam meminta kepada Ruhut Sitompul untuk melaksanakan putusan  Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang telah memiliki kekuatan hukum,” tegas Zuhad Aji.

Aji juga berharap, semoga kejadian tersebut bisa menjadi pelajaran bagi siapapun untuk lebih berhati-hati mengeluarkan pernyataan.

“agar kejadian ini menjadi pelajaran bagi siapapun khususnya yang figurnya cukup dikenal oleh publik untuk lebih hati-hati dalam berbicara, khususnya di ranah publik.,” pungkasnya.

About Author

Redaksi

Redaksi

Redaktur di hminews.com. Kirim tulisan anda di email Redaksi@hminews.com

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.