HMINEWS.COM-Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) melakukan doa bersama untuk korban Kerusuhan Mako Brimob dan juga Aksi Terorisme Surabaya.

Dalam sambutannya Satria A Perdana, Ketua Komisi Pertahanan dan Keamanan PBHMI berharap masyarakat bersatu untuk melawan terorisme.

“Kami  HMI dengan tegas menolak segala bentuk kekerasan dan tidak ada tempat bagi terorisme di Republik Ini,” kata Satria, Senin (14/5/2018).

Pihaknya juga menghimbau agar seluruh elemen masyarakat tidak terprovokasi dengan isu-isu yang belum dipastikan kebenarannya karena dapat mengadu domba antar elemen di bangsa ini.

Sementarau itu, Ketua DPP PGK, Burzah Zarnubih menyampaikan beberapa poin terkait dengan kejadian tersebut.

”Pertama, Kami semua yang berkumpil disini mengucapkan belasungkawa atas korban lima anggota polri yg dibunuh di mako brimob serta korban surabaya,” katanya.

Kedua, mengutuk keras aksi semua bentuk aksi terorisme. Ketiga, Mendukung upaya pemerintah dalam hal ini Polri untuk melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan terorisme.

”Serta kami mendukung Revisi UU terorisme agar penegak hukum mengambil langkah hukum untuk mengusut tuntas aksi sampai keakar-akarnya,” ungkap Burzah.

“Kami juga Mendoakan agar polri, bapak kapolri terus semangat untuk menuntaskan kasus ini” tambahnya.

Doa bersama ini dihadiri oleh pimpinan organisasi Cipayung plus (HMI, GMKI, IMM, PMKRI, HIMA PERSIS, SEMMI, GPII, PII) serta BEM se Jakarta diselenggarakan di Sekretariat DPP PGK, Pancoran Jakarta Selatan.