HMINEWS.COM- Beberapa rentetan perisiwa pemboman di beberapa titik pekan ini sangat mengkhawatirkan bagi keamanan dan kedaulatan negara.

Demikian disampaikan oleh Ketua Komisi Pemuda dan Mahasiswa PB HMI (MPO), Abubakar dalam keterangannya, Senin (14/5/2018).

Abubakar menyebut, jika askis pemboman yang dilakukan oleh terorisme tersebut menjadi indikasi jika Badan Intelijen Negara (BIN) telah kecolongan.

“Aksi pemboman yang dilakukan oleh terorisme itu merupakan kecolongan dari badan intelijen negara (BIN), sebab BIN adalah lini pertahanan pertama dalam sistem keamanan negara”.

Padahal, kata Abubakar, Negara harus menjamin dan memastikan keamanan setiap warga negara dalam segala ancaman apapun, terutama ancaman terorisme.

Olehnya itu, PB HMI menuntut pertanggung jawaban dan evaluaso di tubuh BIn.

“kepala badan intelijen negara harus dievaluasi karena kecolongan dan gagal mendeteksi segala ancaman terorisme di negara ini”, pungkas Abu.