HMINEWS.COM- Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Zuhad Aji Firmantoro menutup secara resmi agenda Musyawarah Daerah (Musda) Badan Koordinasi (Badko) HMI Jawa Bagian Barat dan Timur pada Ahad (27/5/2018) bertempat di Wisma Putih, Ketenger, Gedung Banteng, Banyumas, Jawa Tengah.

Aji dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan Musda Badko Jabagtentim yang ke 26 ini. 

Ia juga mengingatkan jika sejatinya HMI dalam konteks gerakan mahasiswa hari ini hadir sebagai entitas yang konsen pada gerakan perkaderan.

“Gerakan eksklusif mahasiswa ini, mau tidak akan bertumpu pada gerakan perkaderan. HMI hadir sebagai gerakan ekslusif perkaderan, tentu di HMI, kita kemudian digembleng menjadi muslim yang benar, sekaligus muslim  dalam tanggungjawabnya sebagai bagian dari integral bangsa dan negara,” papar Aji. 

Selain itu Aji juga menyinggung saat ini sebagai era keterbukaan dan kebebasan menyampaikan pendapat sebagai bagian dari reformasi. 

“Reformasi menawarkan lebih banyak optimisme kepada kaum muda. Hanya lewat alam demokrasi teman-teman mahasiswa kini punya ruang untuk bisa menyalurkan ekspresi dan tentunya penegakan supremasi hukum menjadi salah satu poin dari amanat reformasi,” papar Aji. 

Sementara itu. M Muhtar Nasir, Demisioner Badko Jabagtengtim periode 2015-2017 dalam sambutannya banyak memaparkan tentang beberapa poin penting bagi Ketua Badko selanjutnya, terutama dalam hal perkaderan dan mengawal cabang-cabang di sekitar Jawa Tengah.

Dalam Musda yang mengangkat tema Konsolidasi Perkaderan untuk Mewujudkan Generasi yang Unggul dan Berkeadaban berlangsung sejak Jumat-Ahad, 25-27 Mei 2018 dan melahirkan 3 formatur, yang selanjutnya diusulkan ke PB HMI untuk ditetapkan salah satunya sebagai Ketua Badko Jabagtengtim periode 2018-2020

Adapun 3 calon  Formatur terpilih dalam Musda kali ini yaitu Muhlis (Cabang Sleman), Hasan (Purworejo), Idrus (Purwokerto)