HMINEWS.COM, HMIMPO Cabang Raha gelar aksi unjuk rasa di Tugu Jati Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (18/12) sekitar pukul 08.30 WITA. Aksi ini sebagai bentuk protes terhadap pernyataan yang pernah dilontarkan oleh  Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump terkait Yerusalem sebagai Ibukota Israel.

LM Aril Masri selaku Koordinator lapangan (korlap) pada aksi itu mengatakan, Presiden AS telah membuat suatu kebijakan yang dianggap mencederai usaha perdamaian kedua negara yang berselisih yakni Palestina dan Israel, serta telah melanggar resolusi Dewan keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

“Amerika Serikat sebagai anggota tetap PBB seharusnya menjadi salah satu negara yang mampu berkontribusi dalam menjaga perdamaian, tetapi kini justru merusak stabilitas keamanan dunia,” Tegasnya, Senin (18/12).

Aril juga mengatakan, pernyataan Presiden AS tersebut telah menyakiti hati para umat Islam yang ada di seluruh dunia dan sudah menjadi kewajiban bagi seluruh umat Islam untuk melakukan perlawanan terhadap keputusan tersebut.

Ia juga sangat mengapresiasi atas sikap yang diambil oleh Pemerintah Republik Indonesia (RI), karena pihaknya telah memanggil Duta besar (dubes) AS dan berkonsultasi dengan Negara-negara OKI dalam upaya menyelesaikan dan memperjuangkan kemerdekaan negara Palestina.

“saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Muna khususnya masyarakat yang seiman agar menumbuhkan rasa peduli dan keinginan untuk bergerak secara bersama-sama pemerintah dalam menyuarakan perjuangan kemerdekaan Negara Palestina,” Tandasnya.

Aksi ini dimulai dari Tugu Jati Raha dan berakhir di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Laiworu, Kecamatan Batalaiworu, Kabupaten Muna, Sulawesi tenggara (Sultra) sekitar pukul 11.00 WITA, aksi berlangsung dengan damai.[]