HMINEWS.COM, Pusat Kajian Israel dan Palestina (PUSKAPINA) turut memperingati hari Al Quds, kegiatan yang berpusat di monas ini diinisiasi oleh Voice of Palestine Garda Suci Merah Putih Solidaritas Muslimin untuk Al Aquds, Jumat (23/6).

Peringatan Al Quds digelar setiap jumat terakhir ramadhan, momen ini untuk mengingatkan dunia bahwa perjuangan pembebasan Palestina belum selesai. Sejak diinvasi Israel, Palestina hingga kini menjadi negeri terjajah. Jutaan nyawa rakyat Palestina telah melayang.

Sebelum berpusat ke monas, peringatan Al Quds dimulai dengan melakukan demonstrasi di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jl Merdeka Selatan. Sesampainya di Monas peringatan Al Quds dilanjutkan dengan melakukan orasi bergantian dan doa bersama untuk rakyat Palestina.

Wakil Direktur PUSKAPINA, Zaenal Abidin Riam, yang hadir di lokasi peringatan Al Quds, mengatakan Palestina adalah isu kemanusiaan.

“Palestina bukan hanya masalah agama, tapi masalah kemanusiaan, oleh sebab itu semua manusia dengan latar belakang apapun perlu berkontribusi dalam perjuangan pembebasan Palestina” jelasnya, Jumat (23/6).

Menurut Enal, yang dialami Palestina adalah penjajahan dan pembantaian yang dilakukan secara vulgar di era kemerdekaan Negara bangsa.

“Apa yang dilakukan zionis Israel terhadap Palestina adalah pembantaian terhadap manusia merdeka, hal ini sangat kejam, apalagi dilakukan di masa dimana penjajahan telah diharamkan” tegasnya.[]