HMINEWS.COM, Berita yang beredar di media sosial Facebook dan pemberitaan di beberapa media online, terkait upload status melalui akun Facebook Kang Hasan (Hasanudin Abdurakhman) pada tanggal 13 Mei 2017 Pukul 21.52. Dimana Kang Hasan menuding Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebagai dalang penyerangan terhadap 13 Gereja yang dipimpin Jusuf Kalla (Sekarang Wakil Presiden RI), adalah tidak benar dan merupakan fitnah yang sangat keji dan tidak berperikemanusiaan.

Akibat dari status Kang Hasan tersebut, menimbulkan persepsi buruk terhadap HMI, karena dalam sejarah perkembangan HMI merupakan salah satu organisasi perkaderan dan perjuangan tertua yang telah banyak membantu dalam mempertahankan NKRI, berkonstribusi dalam pembangunan Negara, serta menjaga toleransi antar umat beragama.

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta didampingi Tim Advokasi HMI Cinta NKRI, melaporkan pemilik akun Facebook Kang Hasan di kantor Polda Metro Jaya, Jakarta pada Selasa, 23 Mei 2017. Dari pihak HMI, diwakili Ketua Bidang Eksternal, Rudi beserta jajarannya dan Tim Advokasi, Ari Tuanggoro, SH, MH, beserta tim pengacara lainnya.

“Kami sudah melaporkan pemilik akun Facebook Kang Hasan kepada polisi,” kata Rudi di Polda Metro Jaya.

Berdasarkan hal tersebut di atas, Ketua Tim Advokasi HMI Cinta NKRI, Arie Tuanggoro menambahkan, kami dari Tim Advokasi HMI Cinta NKRI meminta pemilik akun Facebook Kang Hasan atas nama Hasanudin Abdurakhman untuk menyampaikan permohonan maaf kepada Institusi HMI, kader dan alumni melalui media Nasional selama 3 (Tiga) hari berturut turut.

“Ia (Kang Hasan) telah mencederai Khittah Perjuangan HMI, serta nilai-nilai perjuangan kader HMI yang selama ini berjuang melawan penjajah, memberantas kemiskinan, dan mendukung program-program pemerintah yang berpihak pada rakyat kecil,” pungkasnya. (JAY)