HMINEWS.COM, HMI MPO Komisariat UIN BANTEN Cabang Serang menggelar  basic training LK1, dengan mengusung tema “Intelektualitas dan Loyalitas Insan Ulul Albab” yang dilaksanakan di Villa Kaong dan Pantai Carita pada 5-9 april 2017.

Ketua pelaksana, Harirul Azizi menyampaikan bahwa Basic Training ini dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar HMI UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten dalam melanjutkan regenerasi. Adapun pelaksanaan yang dilaksananakan selama lima hari, merupakan upaya yang coba dilaksanakan berdasarkan hasil rapat pimpinan HMI Cabang serang, yang menghasilkan beberapa poin, salah satunya adalah penerapan konsep pendekatan emosional dalam Basic Training, tim kepemanduan menilai lima hari adalah waktu yang dibutuhkan dalam mencapi target tersebut.

”LK 1 adalalah ikhtiar HMI UIN SHM Banten dalam melanjutkan regenerasi dan peningkatan kualitas mahasiswa. Kita mencoba menerjemahkan hasil rapat pimpinan dan saran dari MOT dan Tim kepemanduan, semoga acara ini berjalan dengan lancar” Ujarnya.

Senada dengan yang disampikan ketua pelaksana, Ketua Umum HMI Komisariat UIN SMH Banten, Ubaidilah, mengharapkan dengan dilaksanakannya LK 1 selama lima hari,  peserta bisa mengenal HMI lebih dalam lagi dan mampu berorganisasi dengan baik.

“Tentu saja kami sebagi pengurus mengharapkan output yang nyata setelah LK I, realitas yang kami hadapai di kepengurusan Alhamdulillah mampu ditangkap dengan baik oleh pengurus cabang dengan memberikan role model pengkaderan baru” jelasnya, Kamis (7/4).

Sementara itu Ketua Umum HMI Cabang Serang, Suhendra, sangat mengapresiasi kepengurusan HMI Komisariat UIN SMH Banten, yang sudah melaksanakan empat kali kaderisasi (LK1) dalam satu kepengurusan. hal tersebut mencerminkan bahwa semangat generasi ulil albab mampu diterjemahkan dengan baik.

“Penerjemahan generasi ulil albab hari ini bukan hanya sebatas kata-kata, namun mampu dibuktikan dengan semangat kepengurusan komisariat hari ini, semoga semangat tersebut dapat terus berlajut” harapnya, Kamis (7/4).

Lebih lajut Suhendra mengingatkan, bahwa generasi ulil albab yang tertercemin pada HMI tidak boleh luntur oleh apapun, dengan kondisi hari ini generasi ulil albab harus mampu hadir memberikan solusi untuk kemaslahatan umat, pemerintahan yang otoriter harus dilawan.

“Generasi ulil albab haruslah hadir pada kondisi keumatan saat ini, kasus e-KTP, propaganda intoleran dan terorisme yang menyudutkan umat islam harus dipandang adil oleh generasi ulil albab” Tandasnaya. (UBD)