HMINEWS.COM- Jakarta- Pengurus Besar HMI (MPO) Komisi Hukum dan HAM akan melaporkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ke Mabes Polri karena dianggap telah menghina agama Islam terkait videonya yang diunggah ke Youtube (27/09/2016).

Dalam video tersebut Ahok mengatakan bahwa Al-Qur’an surat Al Maidah ayat 51 sebagai kitab yang membodohi Umat Islam, “Kalau Bapak ibu ga bisa pilih saya, karena dibohongin pake surat Al Maidah 51, macem macem itu. Kalo bapak ibu merasa ga milih neh karena saya takut neraka, dibodohin gitu ya gapapa” ujar Ahok seperti tersiar di Youtube senin (27/9/2016).

Pernyataan Ahok tersebut langsung menuai kecaman keras dari Pengurus Besar HMI Komisi Hukum dan HAM, Mubdi Ohoiwer. ia menganggap bahwa Ahok terlalu mencampuri keyakinan umat Islam dan melontarkan pernyataan yang sangat tidak pantas sebagai seorang pejabat publik.

Menurut Mubdi, sebagai Gubernur Ahok tidak boleh mengeluarkan pernyataan yang melukai hati masyarakat yang dipimpinnya, Ahok dinilai telah memberikan contoh yang tidak baik.

“Dengan menyatakan bahwasannya surat Al-Maidah ayat 51 itu bohong, ia telah menyakiti hati umat Islam dan melecehkan Al-Quran kitab sucinya umat Islam” Ujar Mubdi

Mubdi juga menjelaskan bahwa pernyataan Ahok tersebut telah melanggar Pasal 156 KUHP, tentang menyatakan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap sesuatu atau golongan rakyat Indonesia dimuka umum.

oleh karenanya, ia mengatakan pihaknya akan melaporkan Gubernur DKI Jakrta tersebut ke Mabes Polri, karena dinilai telah banyak melanggar Undang-Undang.

“Kami akan melapokan Gubernur DKI ke Mabes Polri, ia telah banyak melanggar Undang-Undang dan menghina kitab suci serta melukai hati umat Islam.” Tegasnya