HMINEWS.COM

 Breaking News

42 Mahasiswa Aceh Diberangkatkan ke Timur Tengah

42 Mahasiswa Aceh Diberangkatkan ke Timur Tengah
September 03
21:03 2016

HMINEWS.COM– Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh tahun ini memberangkatan 42 mahasiswa asal Aceh untuk melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah.

Ketua IKAT M Fadhil Rahmi Lc mengatakan, “Dari 42 mahasiswa itu sebanyak 40 orang akan melanjutkan pendidikan ke Universitas Al Azhar Mesir dan dua orang ke Sudan. Enam orang diantaranya sebagai penerima beasiswa, dan yang lainnya dengan biaya pribadi”. Kata Fadhil seperti dikutip di Serambi Indonesia.

Fadil juga mengungkapkan  bahwa, selain 42 mahasiswa tersebut, tahun ini terdapat 11 calon mahasiswa asal Aceh yang gagal berangkat walaupun mereka sudah lulus pada Universitas di Timur Tengah. karena mereka terkendala oleh masalah financial.

Fadhil Rahmi berharap Pemerintah Aceh mauun Pemerintah Kabupaten/Kota agar peduli, dengan menganggarkan beasiswa pendidikan S1 bagi mahasiswa Aceh ke Timur Tengah, seperti Sudan, Mesir, Maroko, Tunisia, dan Yaman.

Sebelumnya, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, Kamis (1/9) malam, menjamu calon mahasiswa yang akan berangkat melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah di Pendopo Wali Kota Banda Aceh.

Wali Kota mengatakan, “saat ini animo masyarakat Aceh untuk melanjutkan pendidikan di Timur Tengah semakin tinggi” Ujar Illiza

Ia juga mengapresiasi kinerja IKAT yang sudah mengurus keperluan dan administrasi para calon mahasiswa yang akan melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah.

Menyahuti permintaan IKAT agar Pemkot menggangarkan dana untuk keberangkatan para calon mahasiswa kedepan, Illiza menjanjikan akan mengganggarkan di tahun 2017. Serta mengupayakan beasiswa untuk sejumlah calon mahasiswa Timur Tengah.

Sementara Ustaz Syahminan, Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Ar-Raniry Banda Aceh yang mewakili orang tua calon mahasiswa mengapresiasi IKAT yang telah berjuang secara maksimal dalam pelaksanaan pelatihan, seleksi yang bekerjasama dengan UIN, sampai dengan pemberangkatan.

Menurutnya, IKAT perlu terus didukung agar jalur keilmuan yang telah dilalui oleh para alim ulama Aceh ke Timur Tengah kembali bisa dirajut.

“Kita harus mengakui, dari kekuatan dan keluasan ilmu pengetahuan agama, kita tertinggal jauh dari Mesir dengan Al Azharnya,” ujar Syahminan ketika memberikan kata sambutan.

Saat ini, 42 calon mahasiswa yang akan berangkat tersebut terbagi kepada tiga gelombang pemberangkatan. Gelombang pertama sejumlah 23 orang merupakan kelompok umum, berangkat pada 4 September 2016 melalui Bandara Internasional Iskandar Muda via Malaysia kemudian menuju Mesir.

Sementara itu, 13 calon mahasiswa lainnya akan berangkat melalui Ikatan Alumni Al Azhar Indonesia (IAAI) via Jakarta pada 10 September. Sementara 6 orang penerima beasiswa masih menungu arahan dari IAAI Pusat untuk pemberangkatan

About Author

Redaksi

Redaksi

Redaktur di hminews.com. Kirim tulisan anda di email Redaksi@hminews.com

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.