HMINEWS.COM- Menjelang 10 tahun keberadaan organisasi kemahasiswaan HMI MPO di Nusa Tenggara Barat, kader HMI cabang Mataram terbitkan sebuah buku.

Muh. Ihsanul Yakin, Salah satu penulis menilai bahwa 10 tahun keberadaan HMI MPO di NTB telah banyak memberikan sumbangsih dan konstribusi baik untuk para kadernya maupun untuk daerah. Oleh karenanya sangat penting untuk di tulis, Katanya kepada HMINEWS.COM (27/07/16)

Sekretaris Lembaga Riset PB HMI tersebut juga mengakatan bahwa buku tersebut banyak menjelaskan masa awal-awal kehadiran dan perkembangan HMI MPO cabang mataram yang banyak mengalami dinamika serta intrik-intrik yang turut mempengaruhi perjalananan roda organisasi. salah satunya terkait kematian M. Ridwan salah seorang aktivis mahasiswa IKIP Mataram yang meninggal di penghujung agustus 2016. kematian Ridwan memiliki korelasi yang cukup signifikan terhadap awal kehadiran HMI MPO di mataram.

Selain itu ia juga menjelaskan bahwa buku ini mengupas tentang situasi politik Nusa Tenggara Barat dari prespektif kader HMI MPO. Misalnya melihat sejauh mana capaian dari program-program strategis Pemprov NTB seperti gagasan NTB Bersaing, Program PIJAR, AKINO, ABDONO, dan ABSANO dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat NTB.

” HMI sudah sejak lama berfungsi sebagai controling terhadap setiap kebijakan pemerintah” Tegasnya

Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Semarang ini berharap bahwa dengan kehadiran buku ini semua kader maupun alumni yang telah di kaderisasi di HMI MPO cabang mataram dapat merefleksi kembali situasi maupun perjalanan organisasi yang terjadi saat awal dibentuk maupun sampai sekarang ini.