HMINEWS.COM

 Breaking News

PB HMI: Sesat Pikir, Saut Situmorang Hanya Tutupi Kelemahan KPK

PB HMI: Sesat Pikir, Saut Situmorang Hanya Tutupi Kelemahan KPK
May 06
19:03 2016

HMINEWS.Com – Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI -MPO), Muhammad Fauzi, menilai pernyataan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang yang mengaitkan perkaderan HMI dengan prilaku korupsi adalah sesat pikir.

“Dalam hal ini pimpinan KPK Saut Situmorang memberikan perumpamaan yang tidak tepat dan menunjukkan kesalahan berpikir. Walaupun terkesan mencari pertanyaan, mengapa mahasiswa setelah menjadi pejabat menjadi korup? Mengapa harus mengaitkan perkaderan HMI dengan perilaku korupsi?” ujar Muhammad Fauzi, Jum’at (06/05/2016).

Fauzi menilai pernyataan itu sengaja dilontarkan untuk mendeskreditkan HMI. Sebagai salah satu pimpinan KPK tidak sepantasnya Saut mengeluarkan pendapat yang merugikan HMI, seolah-olah ada kaitannya perkaderan HMI dengan perilaku korupsi.

Di sisi lain, lanjut Fauzi, tuduhan Saut itu bisa jadi hanya langkah untuk menutupi kelemahan KPK sendiri yang tak becus menangani kasus megakorupsi seperti BLBI, korupsi RS Sumber Waras dan reklamasi pantai utara Jakarta.

“KPK kami pertanyakan integritasnya, karena berlarut-larut dalam menangani kasus megakorupsi, BLBI menguap, Sumber Waras tidak ada kejelasan, dan begitu juga kasus korupsi reklamasi pantai utara Jakarta. Kewajiban KPK disitu, bukan sibuk mengurusi perkaderan HMI,” tandas Fauzi.

Sebagai Ketua Umum PB HMI (MPO), Fauzi menyatakan akan mengambil langkah hukum jika dalam waktu 2 x 24 jam Saut Situmorang tidak meminta maaf secara terbuka kepada kader HMI se-Indonesia.

Selain itu, Ketua Koordinator Nasional Korps Pengader Nasional HMI, Muhammad firdaus, mengatakan Saut gagal dalam memahami realitas perkaderan HMI.

“Mahasiswa yang tergabung didalam Himpunan Mahasiswa Islam, memang kebanyakan orang-orang tercerahkan, kemudian dalam perkaderan HMI mereka dibimbing untuk menjadi insan ulul albab, insan yang terbaik sesuai dengan tujuan HMI. Jika kedepan ada yang melakukan tindakan korup itu adalah margin error kaderisasi. Margin error tidak bisa diklaim dengan over generalisasi, karena HMI lebih banyak melahirkan karakter yang membangun negeri ini. Mulai dari guru-guru idealis, dosen, penulis, pengusaha, pegiat sosial dan elemen masyarakat lainnya,” terang Firdaus.

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

1 Comment

  1. RANGGA
    RANGGA May 08, 22:19

    Aslm., Tabe., Langkah hukum apa yang bisa ditempuh oleh PB HMI jika dalam waktu 2 x 24 jam ini Saut Situmorang tidak meminta maaf secara terbuka kepada kader HMI se-Indonesia???!., Wslm., Yakusa., Tabe!!!…

    Reply to this comment

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.