HMINEWS.COM – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mendeklarasikan berdirinya HMI cabang Jombang pada 6/April/2016 di Bulu Rejo, Jombang, Jawa Timur. Acara ini sekaligus melantik pengurus baru HMI Cabang Jombang yang berjumlah 9 orang.

Khairul Anam mahasiswa semester 6 Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Urwatul Wutsqo terpilih sebagai ketua umum untuk periode 2016-2017. Anam menyampaikan untuk saat ini ia bersama pengurus lainnya akan fokus pada perkaderan terutama LK 2, mengingat idealnya pengurus cabang merupakan lulusan LK 2.

Ketua Badan Kordinasi HMI untuk Jawa bagian tengah dan timur (Badko Jabagtengtim), M.Firdaus menceritakan awalnya beberapa mahasiswa Jombang menginkan suatu wadah untuk dikusi-diskusi intelektual mereka. Mereka sepakat untuk menjadikan HMI sebagai wadah pengembangan intelektual dan juga sarana mereka untuk berjuang.

Sebelumnya Badko meminta mereka untuk mengikuti LK 1 di Semarang dan Yogyakarta. Resmilah 3 orang kader asal Jombang yang kemudian menjadi inisiator untuk mengadakan LK 1 sendiri di kotanya. Tercatat LK 1 disana terlaksana sebanyak dua kali dan meluluskan 25 kader sebelum deklarasi ini diadakan.

Firdaus menyampaikan bahwa HMI Cabang Jombang memiliki kultur yang unik, berbeda dengan cabang-cabang lainnya. Hal ini dikuatkan oleh M.Fauzi selaku ketua PB HMI, Cabang Jombang memiliki kapasitas ke-Islam-an yang sudah memumpuni. Fauzi menginginkan cabang Jombang menjadi cabang “intelektual ulama” mengingat sekitar 90% kadernya lulusan pondok pesantren. PB HMI sendiri akan mengerahkan Korps Perkaderan Nasional (KPN) dan komisi Pengembangan Cabang untuk membantu menguatkan perkaderan dan organisasi di HMI Cabang Jombang.

Setelah deklarasi ini, PB HMI melalui komisi Pengembangan Aparatur Organisasi (PAO)  akan fokus melakukan konsolidasi  untuk menguatkan kembali cabang Malang dan Surabaya. Dua Cabang tersebut merupakan cabang penting di Jawa Timur.