Inilah nama-nama kader yang akan meramaikan bursa calon ketua umum HMI MPO pada Kongres ke-30 di Tangerang, 12-16 November 2015, versi redaksi hminews.

  1. Abdul Malik Raharusun
    Aktif di Pengurus Besar selama dua periode (2011-2013 dan 2013-2015). Saat ini masih menjabat Sekjen PB HMI MPO. Telah menamatkan pendidikan Magister Pendidikan di UNJ dan tengah menempuh program doktoral di UNJ juga.
    Tipe organisatoris dan pemikir taktis. Telah menulis beberapa buku. Prediksi diusung dari HMI MPO Cabang Tual Maluku Tenggara, sejumlah cabang di Maluku dan Papua. Telah menikah dengan mantan Ketua Umum HMI Cabang Jakarta, Dona Marliza (2015). Namun tampaknya kurang berminat duduk untuk ketiga kalinya di PB HMI MPO.
  2. Agus Thohir
    Alumni IAIN Walisongo Semarang. Mantan Ketua Umum HMI Cabang Semarang 2009-2010, Sekjen PB HMI 2011-2013 selama satu semester awal.
    Tipe organisatoris, konseptor dan penggerak. Pengalaman menyatukan elemen gerakan mahasiswa se-Semarang.
    Kemungkinan cabang pengusung: Semarang. Mendekati kongres ini Agus Thohir tidak menampakkan minatnya maju untuk PB HMI 1. Tidak pula terdengar melakukan komunikasi politik untuk hal itu.
  3. Ahmad Sahide
    Kader HMI Cabang Yogya, menyelesaikan S1 di UMY dan S2 di UGM. Pernah menjabat wasekum HMI MPO Cabang Yogya, 2007-2008, setelah itu menjadi anggota pengader di KPC Yogya.
    Setelah demisioner dari kepengurusan Cabang Yogya belum pernah menjabat kepengurusan Badko hingga PB sehingga bisa dibilang minim pengalaman memimpin, namun cukup produktif menulis buku yang dinilai sebagai penanda intelektualitasnya. Hal ini yang lantas menyatukan alumni/ senior Makassar untuk memuluskan jalannya ke PB 1. Bahkan menjelang kongres ini senior Makassar turun tangan mempertemukan pengurus Cabang Makassar dengan pengurus Cabang Makassar versi KLB yang sudah hampir dua tahun kepengurusan dan belum konferensi.
    Yang bersangkutan telah menjalin komunikasi dengan personel PB HMI dan alumni, yang bisa diartikan sebagai keinginannya maju pada bursa calon Ketua Umum PB HMI MPO. Didukung sejumlah senior UMY dan cabang binaan mereka di Mataram NTB. Selain itu salah seorang alumni UMY yang pernah duduk PB HMI periode kepengurusan M Chozin (2009-2011), yaitu Hamdani, saat ini aktif nongkrong di PB HMI dan tampaknya hal ini dilakukan untuk mengumpulkan informasi dan menggalang dukungan itu.
  4. Bahtiar Rambangeng
    Mantan Ketua Umum HMI Cabang Makassar. Menamatkan S1 filsafat di Universitas Islam Negeri Sultan Alauddin Makassar. Pernah duduk di Korps Pengader Nasional (KPN) periode 2011-2013 yang dipimpin Muhammad Yusuf sebelum dibekukan pada periode itu oleh Ketua Umum Alto Makmuralto.
    Telah menjalin komunikasi dengan sejumlah senior dan cabang untuk maju di Kongres. Kemungkinan cabang pengusung masih berbagi dengan Fauzi, Ahmad Sahide maupun Ari mantan ketua Badko Sulambanusa. Telah menikah (2015).
  5. Bambang Suherly
    Alumni UMY. Saat ini merupakan Staf Komisi PAO PB HMI. Tipe pribadi kinestetis yang enerjik dan menyukai pekerjaan lapangan, suka berkunjung ke cabang-cabang. Telah menikah dan mempunyai 2 anak. Sebenarnya punya ‘sedikit’ keinginan untuk maju, namun ia punya pertimbangan lain soal keluarga, dukungan cabang, serta pertimbangan terhadap bakal calon lain yang akan bersaing di Kongres nanti.
  6. Endri Somantri
    Mantan Sekum HMI MPO Cabang Bogor saat Herdiana menjadi Ketua Umumnya. Saat ini merupakan Ketua Badko HMI MPO Jawa Bagian Barat (Jabar, Banten dan DKI Jakarta). Pengurus aktif maupun sejumlah mantan pengurus Cabang Bogor terlihat hendak mengusungnya pada kongres ke-30 ini. Pernah juga Endri menyampaikan niatnya itu, namun ia masih berhitung, apalagi mungkin akan bersaing dengan senior se-cabangnya atau sesama bakal calon dari wilayah barat.
  7. Fendi Tulusa
    Mantan Ketua Umum HMI MPO Cabang Gorontalo. Tidak menujukkan minat untuk bersaing di kongres dan tidak terlihat pula menjalin komunikasi atau mencari dukungan untuk menuju kesana. Saat ini telah menikah dengan Novawati van Gobel, yang juga mantan pengurus di cabang yang sama dengannya.
  8. Herdiana Abdussalam
    Mantan Ketua Umum HMI MPO Cabang Bogor, mantan Ketua Badko Jawa Bagian Barat, serta menjabat Ketua Komisi Pemuda PB HMI MPO 2013-2015. Saat ini telah berkarir sebagai Kepala Desa di sebuah desa di Banten. Dengan pilihannya saat ini, tentu Herdi tidak akan maju pada bursa calon Ketua Umum PB HMI MPO meski punya kans dan dukungan di wilayah barat. Herdi juga telah menikah dan mempunyai seorang anak.
  9. Herman Haerudin
    Pendiri dan ketua pertama HMI MPO Cabang Majene. Alumni S1 Ilmu Keguruan Bahasa Inggris di Mejene dan S2 UNINDRA Jakarta. Pernah menjabat Sekjen PB HMI MPO di zaman kepengurusan Alto Makmuralto, semester 2. Telah menikah dan mempunyai seorang anak. Bekerja satu kantor dengan Bahtiar dan Fauzi. Beberapa kali menyatakan keinginan untuk maju di PB satu, namun belakangan sepertinya keinginan tersebut tidak sekuat dulu.
  10. Muhammad Fauzi
    Mantan Ketua Umum HMI Cabang Makassar. Alumni Fakultas Teknik Elektro UNM dan masih menempuh pendidikan S2 Ilmu Politik Universitas Indonesia, Depok, tengah mengambil cuti. Pernah menjabat Staf Komisi Politik PB HMI periode 2011-2013 sebelum direshuffle oleh Alto. Telah menjalin komunikasi dengan sejumlah alumni/ senior dan cabang untuk menghadapi Kongres nanti. Kemungkinan diusung dari Cabang Bima, atau bisa juga dari Cabang Makassar yang merupakan cabangnya dahulu, serta sejumlah cabang lain.
  11. Muhammad Rafi
    Mantan Ketua umum Badko Sumatra Raya 2011-2013 dan Ketua Komisi Kebijakan Strategis PB HMI 2013-2015. Selama menjabat di PB HMI lebih banyak aktif di Sumatra. Alumni Fakultas aktif sebagai dosen di Pekanbaru.
    Prediksi diusung Cabang Pekanbaru, jika memang berniat maju di kongres. Telah menikah dan mempunyai anak.
  12. Muhammad Zaki
    Mantan Ketua Umum HMI MPO Cabang Jakarta Selatan. Alumni S1 UIN Syarif Hidayatullah Ciputat. Menjabat sebagai Wakil Sekjen pada semester pertama kepengurusan PB HMI MPO 2013-2015 dan setelah reshuffle menjabat sebagai Komisi Ekonomi PB HMI MPO. Belakangan aktif menjalin komunikasi untuk maju bursa Ketua Umum pada Kongres 2015 di Tangeran ini. Disayangkan ia tidak begitu aktif di kepengurusan ini yang seharusnya bisa menjadi pertimbangan banyak pihak dan untuk melihat kinerjanya.
  13. Nurul Huda
    Alumni S1 STAI Laa Tansa Mashiro, Lebak Banten. Mantan Ketua Badko Jawa Bagian Barat, dan saat ini menjabat Ketua Komisi PAO PB HMI saat ini. Telah menikah dengan salah satu personel Kornas KOHATI (2015). Tidak menunjukkan minat untuk maju atau mencalonkan diri sebagai Ketua PB HMI MPO pada kongres ini, dan tampaknya sudah mulai fokus pada kehidupan keluarganya.
  14. Subardin Zuhdi
    Mantan pengurus HMI MPO Cabang Palu, dan menjadi Ketua Komisi Lingkungan PB HMI MPO 2013-2015, namun lebih banyak aktif di daerahnya, tidak begitu aktif di Jakarta. Yang bersangkutan sebenarnya pernah mengutarakan niatnya maju di kongres 2015 ini, namun terlihat mengendur dan tidak melakukan komunikas intensif lagi.
  15. Syafrimal Akbar
    Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Pakuan Bogor. Mantan Ketua Umum HMI MPO Cabang Bogor tahun 2010, dan pernah menjabat Ketua Komisi Ekonomi PB HMI MPO 2013-215 pada semester pertama.
  16. Zuhad Aji Firmantoro
    Mantan Ketua Umum HMI Cabang Yogyakarta 2012-2013, setelah itu menjadi sekretaris KPC Cabang Yogya. Saat ini menjabat Ketua Komisi Hukum dan HAM PB HMI MPO. Alumni S1 Fakultas Hukum UII dan hampir menyelesaikan S2 di kampus yang sama. Cukup aktif di kepengurusan dan menyikapi dinamika politik tanah air. Tidak terlihat menjaln komunikas politik untuk maju pada kongres ini. Dan lagi, Ketua Umum PB HMI MPO saat ini sama-sama satu almamater dengannya. Selain itu secara tradisi ada rolling kewilayahan untuk memimpin PB HMI, sehingga tampaknya ia mempertimbangkan faktor ini. Sekarang advokat di Yogya.Selain nama-nama tersebut, mungkin masih bisa muncul nama lain pada pelaksanaan kongres nanti. Semoga semua bisa bersaing secara sehat.