HMINEWS.Com – Komisi Hukum dan HAM Pengurus Besar HMI MPO berharap penggantian Kabareskrim Mabes Polri akan membawa kabar baik bagi penegakan hukum di Indonesia. Kasus-kasus besar yang terhenti di tangan Komjen Budi Waseso (Buwas), Kabareskrim sebelumnya, maupun kasus-kasus kontroversial yang tak tuntas, diharapkan bisa diselesaikan.

Komentar itu disampaikan Ketua Komisi Hukum dan HAM PB HMI MPO, Zuhad Aji Firmantoro di Jakarta, Ahad (6/9/2015) malam.

“Terlalu dini untuk menyimpulkan pengganti Budi Waseso sama dengan penghentian penyelidikan kasus Pelindo karena pengganti Buwas juga memiliki wewenang yang sama untuk melanjutkan upaya itu.  Mari kita dorong Kabareskrim baru untuk berani melanjutkan penyelidikan kasus-kasus tersebut,” kata Zuhad Aji.

Zuhad Aji mencatat, banyak kasus kontroversial di bawah kepemimpinan Buwas yang tidak p-21 (dilimpahkan ke pengadilan), seperti kasus Pimpinan KPK, Komisioner KY Suparman Marzuki, serta kasus Pelindo.

“Tentang momentum penggantian yang bersamaan dengan upaya Bareskrim menyelidiki kasus Pelindo saya berpendapat kasus sebesar itu harus ditangani oleh perwira yang memang lebih kompeten,” lanjutnya.

Hari ini (Senin 7/9/2015) Komjen Budi Waseso (Buwas) dilantik sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BN). Sedangkan jabatannya sebelum ini, yaitu sebagai Kabareskrim Mabes Polri diserahterimakan kepada pejabat penggantinya, Komjen Anang Iskandar. Sertijab dilangsungkan di Gedung Rupatama Mabes Polri, bersamaan dengan sertijab 7 Kapolda di Indonesia.