HMINEWS.COM

 Breaking News

Anies Baswedan: Guru Sejarah Harus Menginspirasi dan Mencerahkan

Anies Baswedan: Guru Sejarah Harus Menginspirasi dan Mencerahkan
August 28
20:02 2015

HMINEWS.Com – Menteri Pendidikan Dasar dan Kebudayaan, Anies Baswedan, Ph.D memberikan sambutan pada Seminar Pendidikan Sejarah yang dilaksanakan Prodi Pendidikan Sejarah Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Seminar yang diadakan di Gedung Sertifikasi Guru, Kamis (27/8/2015) ini mengambil grand tema “Pengejawantahan Nawa Cita dalam Pembelajaran Sejarah di Sekolah.”

Anies Baswedan dalam sambutannya lewat video tele konferensi berdurasi 3 menit 48 detik itu di awali dengan apresiasi Anies terhadap seminar yang dilaksanakan. Selanjutnya Anies ia mengatakan bahwa Mata Pelajaran Sejarah adalah salah satu chanel yang sangat mendasar di dalam menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air.

Bagi Anies pengalaman yang telah dilewati bangsa ini adalah bahan pembelajaran yang luar biasa, karena itu ia pun berharap agar pembelajaran sejarah di sekolah dan guru-guru sejarah menjadi guru-guru yang menarik, menyenangkan dan dapat menyampaikan sejarah sebagai narasi yang menginspirasi bukan sebagai sekedar catatan yang dihafal tetapi hikmah-hikmah dalam perjalanan bangsa yang membuat anak-anak kita terinspirasi.

Anies berpendapat bahwa perjalanan sejarah bangsa Indonesia adalah perjalanan yang memukau yang menunjukan hadirnya orang-orang yang mencintai bangsa ini secara total, orang-orang yang memperjuangkan nilai-nilai yang membuat mereka terhormat. Anies berharap pengalaman yang memukau tersebut dapat dijadikan bahan ajar sehingga akan lahir generasi muda yang juga mencintai bangsa ini secara total sebagaimana para pahlawan.

Di akhir sambutan Anies berharap lewat seminar pendidikan yang dilaksanakan dapat melahirkan terobosan-terobosan. “Bagaimana pelajaran sejarah di sekolah menjadi menyenangkan, bagaimana caranya membuat pelajaran sejarah menginspirasi, bagaimana caranya menjadikan guru-guru kita menjadi guru yang menginspirasi,dan bagaimana caranya menjadikan guru sejarah yang mencerahkan,” paparnya.

Turut hadir pada seminar ini Wakil Gubernur DKI Jakarta Drs. H. Djarot Saiful Hidayat, M.Si, Rektor UNJ Prof. Dr. Djaali, Anggota DPR-RI Komisi Pendidikan Ibu Puti Guntur Soekarno, Sejarawan Hilmar farid, Ph.D, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Dr. Arie Budhiman dan Guru-guru Besar Pendidikan Sejarah UNJ serta melibatkan guru-guru pendidikan sejarah pada Musyawarah Guru Mata Pelajaran DKI Jakarta.

Abdulmalik Raharusun

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

1 Comment

  1. Uchu Bima
    Uchu Bima September 07, 21:56

    Mantap Bung Malik.

    Reply to this comment

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.