HMINEWS.Com – Peringati “World Autism Awareness Day 2015” yang jatuh pada 2 April 2015, Rumah Autis Gelar Konferensi Pers Bersama Spire Research & Consulting, serta Open House dengan tema “Autisma di-Indonesia” di Rumah Autis Bekasi, Jatiasih – Kota Bekasi.

Acara ini diadakan untuk mengedukasi masyarakat tentang autisme, meminta pemerintah dan masyarakat agar lebih fokus menangani anak-anak berkebutuhan khusus di Indonesia. Penanganan anak berkebutuhan khusus ini tak cukup hanya dilakukan oleh keluarga (orangtua), tetapi juga lingkungan.

“Anak berkebutuhan khusus bukan sekedar butuh peran dari orang tua, tapi perlu peran dari negara,” kata Direktur Rumah Autis, Nelwansyah dalam konferensi pers itu, Kamis (2/4/2015).

Spire Research mencatat, tahun ini jumlah penyandang autisma di Indonesia berjumlah 139 ribu berusia 17 tahun kebawah dan rata-rata penyandang autis belum mendapat perhatian khusus, memperoleh pendidikan layaknya anak normal lainnya.

“Kami berharap semoga media massa beserta pemerintah dapat membantu mensosialisasikan anak berkebutuhan khusus, dan pemerintah bisa membuka lapangan kerja untuk mereka misalnya dibidang hospitality, perhotelan atau public service,” ujar  Merry  dari Spire Research & Consulting.

Hadir dalam acara ini, pendiri Yayasan Keluarga Fitrah Rumah Autis, Deka Kurniawan beserta Istrinya Ulfi, awak media, perwakilan instansi di Kota Bekasi, serta warga lainnya. Di akhir acara, awak media dan seluruh tamu undangan diajak touring berkeliling ruangan sekolah Rumah Autis, kemudian melihat salah satu kegiatan ekstrakurikuler memasak oleh siswa Rumah Autis “Cooking Class” yang dipandu Chef Nanda Hamdalah.

Indra Gunawan