HMINEWS.COM

 Breaking News

Rapat Akbar, Mahasiswa UI Mulai Gerah dengan Rezim Jokowi

Rapat Akbar, Mahasiswa UI Mulai Gerah dengan Rezim Jokowi
March 23
10:51 2015

HMINEWS.Com – BEM Universitas Indonesia (UI) mengadakan rapat akbar Gerakan Anti Korupsi (GAK) bersama BEM dari kampus-kampus lain se-Jabotabek seperti IPB, Jayabaya, bahkan ada yang dari Bandung, yaitu ITB, serta ikatan alumni. Rapat tersebut diadakan di Kampus UI Salemba, Jakarta, Jum’at (20/3/2015).

Dipimpin langsung Ketua BEM UI, Andi Aulia Rahman, mahasiswa dari Kampus UI Depok berangkat bersama iring-iringan mobil sound-system, dan terus berosasi sepanjang jalan. Sesampai di RSCM Salemba, mereka berjalan kaki menuju Fakultas Kedokteran UI, tempat dilangsungkannya rapat akbar.

Andi berorasi di panggung yang telah disediakan, di hadapan ratusan mahasiswa berjaket kuning serta warna lainnya dari kampus yang berbeda-beda itu. Disusul orasi BEM Fakultas Kedokteran, Teknik, MIPA, FKM, Fasilkom, dan Psikologi.

Menurut Andi, Rapat Akbar ini adalah untuk menyuarakan amanat reformasi yang belum tuntas, khususnya mengenai pelemahan pemberantasan korupsi. “Kondisi ini yang mendorong kami terus menyuarakan amanat reformasi untuk menciptakan tatanan pemerintahan dan politik yang bebas dari KKN. Oleh karena itu tidak ada jalan lain, rakyat harus bersatu dan melawan,” kata Andi.

Andi menegaskan, BEM se-UI menyatakan sikap untuk melawan koruptor dan segala bentuk pelemahan agenda Reformasi. Mereka mendesak agar Jokowi dan JK memperkuat KPK sebagai lembaga pembawa gerbong rezim anti korupsi.

Sementara Ketua Iluni UI, Chandra Motik, menyatakan bahwa semangat anti korupsi menjadi ruh perjuangan. Hal ini karena korupsi merupakan persoalan besar dan mendasar yang harus di atasi untuk menyelamatkan Indonesia masa depan.

“Oleh karenanya tuntutan “Perkuat KPK” menjadi simbol perlawanan terhadap koruptor yang sekarang menggunakan hukum secara semena-mena untuk melemahkan korupsi melalui pelemahan KPK. Gerakan kerja lintas kampus ini menggunakan jalur damai, elegan yang konstitusional dalam mencapai tujuan besar gerakan yaitu memperkuat demokrasi,” kata dia di kampus UI Salemba.

Aksi ini juga dihadiri Tim Sembilan, Abraham Samad, Butet, serta budayawan Taufiq Ismail yang merupakan alumni UI dan terkenal dengan puisinya itu, membacakan puisinya.

Tidak hanya itu, sebagai tindak lanjut dikirim surat kepada Presiden Jokowi, berisi ‘Catur Cita’, yaitu empat tuntutan berupa:

1. Perkuat KPK
2. Lakukan reformasi total POLRI dan Lembaga Peradilan segera
3. Bersihkan Demokrasi dari Oligarki
4. Turunkan harga barang pokok yang menjadi kebutuhan rakyat banyak dengan memberantas seluruh mafia.

Sore hari, aksi dilanjut dengan longmarch ke Stasiun Cikini dan ditutup dengan doa oleh Wakil Ketua BEM UI.

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

1 Comment

  1. Halimah
    Halimah March 31, 14:17

    Lanjutkan perjuangan…

    Reply to this comment

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Facebook Kami

Dapatkan update berita kami

Terimakasih sudah berlangganan

Terjadi kesalahan.

About

Hminews.com adalah website media pergerakan anak muda masa kini. Kami mewartakan berita dan opini dari anak muda dari berbagi pergerakan mahasiswa. kirim artikel anda ke redaksi at hminews.com.