HMINEWS.Com – Musyawarah Besar (Mubes) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Da’wah Mohammad Natsir telah memilih Presiden Mahasiswa yang baru di kampus da’wah tersebut, Rabu (18/3/2015).

Choirul Basyar Rosad dipilih oleh Dewan Syuro Mahasiswa (dsm) sebagai Presma periode 2015-2016 secara aklamasi di Kampus B, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Menanggapi terpilihnya ia oleh rekan-rekannya itu, Choirul Basyar dalam pidato perdananya menyampaikan penghargaan atas kepercayaan yang telah diamanahkan kepadanya itu. Ia berjanji dan mengajak rekan-rekannya untuk bersama-sama memajukan BEM selama satu periode ke depan.

“Syukur alhamdulillah, ana sangat berterimakasih kepada antum yang telah mempercayakan kepengurusan BEM ini kepada ana. Ana berharap antum tak hanya mendukung ana jadi Presma saja, tapi juga semua program kerja BEM,” ucapnya kepada para pengurus dan DSM serta seluruh mahasiswa yang hadir.

Sementara itu Ketua Bidang Kemahasiswaan STID Mohammad Natsir, Imam Taufiq al-Khottob, mengaku sangat mengapresiasi komitmen pengurus BEM terpilih yang sudah bersedia melanjutkan program kerja BEM periode 2014-2015 yang masih belum terealisasi keseluruhan, terlebih masalah dakwah dan keummatan.

Dosen kandidat doktor itu juga mengajak semua mahasiswa untuk meneladani keikhlasan dan komitmen kuat para sahabat terdahulu dalam berdakwah, meski dihadapkan pada ancaman maupun rintangan yang berat.

“Seperti Khulafaur Rasyidin dan para sahabat nabi lainnya yang tak jarang mendapatkan kecaman hingga ancaman dari musuh-musuh Islam,” sambungnya.

Karena itu, lanjutnya, atas nama Bidang Kemahasiswaan ia berharap betul kepada semua pengurus BEM agar tidak goyah ketika dihadapkan dengan persoalan-persoalan selama pengabdian. (Has)