HMINEWS.COM

 Breaking News

Peningkatan Utang LN Menjerumuskan Negara dalam Neokolonialisme

Peningkatan Utang LN Menjerumuskan Negara dalam Neokolonialisme
February 27
11:40 2015

HMINEWS.Com – Langkah pemerintahan Jokowi – JK  meningkatkan Utang Luar Negeri semakin menambah beban rakyat Indonesia. Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir November 2014 tercatat sebesar 294,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp 3.586 triliun. Tahun ini pemerintahan  Jokowi – JK  melalui penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) akan berutang  sebesar Rp 451,8 triliun untuk Pembangunan infrastruktur dinilai sangat tidak tepat.

Komisi kajian dan kebijakan strategis PB HMI MPO menilai langkah tersebut sebagai upaya yang tidak kreatif dan justru menjerumuskan.

“Selain itu, Utang Luar Negeri merupakan bentuk neokolonialisme negara maju terhadap negara berkembang  dengan dalih pembangunan infrastruktur mengakibatkan eksplorasi, ekspansi dan eksploitasi terhadap sumber daya alam Indonesia,” kata Suparman dari Komisi Kajian Strategis PB HMI MPO, Kamis (26/2/2015).

Oleh sebab itu, lanjutnya, ia mendesak agar Pemerintahan Jokowi -JK mencari cara lain untuk pembangunan infrastruktur, tidak mesti berutang ke luar negeri yang akan menyengsarakan rakyat.

Menurut Suparman, pembangunan infrastruktur Indonesia dengan menggunakan Utang Luar Negeri sangat mengancam eksistensi Indonesia.

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.