HMINEWS.Com – Mengusung tema “Menjaga Api Islam lewat Pembangunan Tradisi Intelektual – Spiritual HMI,” Pengurus HMI MPO Cabang Ambon Periode 1436 – 1437 H dilantikan. Dilanjut dengan Rapat Kerja pada Jumat malam (16/1/2015) di Philosophia Book Cafe Ambon.

Noval Albram mewakili PB HMI MPO melantik jajaran pengurus. Ia menyambut baik langkah maju yang sudah dilakukan Cabang Ambon seraya berharap kepengurusan HMI MPO di Kota Ambon dapat menjaga ritme jalannya organisasi dengan stratak yang dimiliki sesuai dengan pembacaan konteks sosial kultural, sosial politik serta sosial keagamaan yang ada.

Sementara ketua cabang yang baru dilantik, Rus’an Latuconsina, dalam sambutannya menjanjikan fokus kerja organisasi kedepan adalah perkaderan dengan penekanan pada kerja intelektual serta pembinaan spiritualitas.

“… insya Allah sembilan puluh persen fokus pada internal organisasi, mengurus kajian dan merekrut kader sebanyak-banyaknya. Sisanya yang sepuluh persen untuk eksternal,” tandas Ketua Cabang yang dilantik, bung Rus’an Latuconsina ketika menguraikan tema pelantikan.

Dalam uraiannya, dijelaskan mengenai pentingnya menghidupkan dan menjaga terus nyala api Islam dengan menjadikan Qur’an dan tradisi Nabi serta generasi awal Islam sebagai cermin bagaimana Islam begitu bergelora, menyala-nyala membakar semangat, menjadi sumber inspirasi dan motivasi untuk merevolusi dunia.

“Berbeda dengan pengamalan Islam oleh umat belakangan yang jauh dari spirit api Islam itu. Wajah Islam begitu tidak bertenaga, tanpa ruh perubahan dan api revolusi. Islam yang diamalkan terjebak pada formalisme, simbolisme serta kehilangan konteks. Makanya agenda peradaban yang Islami semakin sulit diwujudkan karena peradaban Islami takkan bisa bangkit lewat sesuatu yang basisnya kontraparadigma. Islam yang ‘redup’ tak berapi itu mudah sekali disusupi oleh paradigma materialisme. Ujung-ujungnya umat semakin materialis, hedonis, individualis, apatis dan terjajah,” paparnya.

Rus’an menjelaskan, untuk mengubah kondisi tersebut dibutuhkan energi besar. Dibutuhkan totalitas potensi kemanusiaan setiap muslim untuk bergerak kesana meski dalam langkah-langkah kecil. “Maka dari itu, HMI sebagai eksponen umat, bangsa serta kemanusiaan global perlu turut mengambil langkah strategis mengarahkan dunia pada fitrah yang diajarkan oleh pemilik dunia, Tuhan Yang Esa. Lewat pembangunan tradisi intelektual – spiritual gaya HMI-lah diharapkan api Islam bisa disuluh, lalu dipelihara serta digelorakan menjadi pesan-pesan rahmat bagi ruang kultural di Kota Ambon manise,” lanjutnya lagi.

Pada kesempatan itu, mereka yang dilantik adalah Rus’an Latuconsina (Ketua Umum), Amal Bayau (Sekretaris Umum), Mila (Bendahara Umum), Sahatida Angkotasan (koordinator Bidang kajian), Mukmin Talaohu (Koordinator Bidang Jaringan dan Kajian Strategi).