HMINEWS.Com – Kasus tempat karaoke Inul Vista di Kota tangerang pasca penyegelan oleh Pemkot Tangerang melebar. Pihak Inul Vista menggugat Pemkot Tangerang dan wartawan atas tuduhan pencemaran nama baik. Menyikapi hal tersebut, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Tangerang Raya menyatakan dukungannya terhadap Pemkot dan Satpol PP Kota Tangerang.

“Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Tangerang Raya mendukung penuh upaya Pemkot Tangerang dan Satpol PP yang  telah menyegel tempat karaoke tersebut yang kedapatan menyediakan minuman keras di dalamnya,” kata Khotibyani, Selasa (20/1/2015).

Khotib menyatakan seharusnya pihak Inul Vista tahu bahwa di Kota Tangerang ada Perda yang melarang penjaulan miras, juga melarang pelacuran. Tetapi tampaknya pihak Inul Vista mengabaikan Perda tersebut.

“Seharusnya pihak Inul Vista meminta maaf kepada masyarakat Kota Tangerang karena sudah mencederai apa yang sudah menjadi ketentuan di Kota yang mengusung motto sebagai Kota Akhlaqul Karimah. Tapi bukannya meminta maaf kepada masyarakat dan Pemkot Tangerang, Inul Vista malah menggugat balik, padahal sudah jelas pihak Inul yang salah,” tambahnya.

HMI MPO Tangerang Raya Berjanji akan terus mendukung Pemkot Tangerang khususnya dalam mengawal Perda 7 dan 8 sehingga Kota Tangerang benar-benar bebas dari miras dan pelacuran.