HMINEWS.Com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) Cabang Bogor dilantik. Pelantikan diadakan disaksikan ratusan tamu dari berbagai kalangan, terdiri dari para pemuda, mahasiswa, unsur legislatif dan ekekutif Kota Bogor, bertempat di Gedung Balai Kota Bogor, Sabtu (27/12/2014) pagi.

Pengurus Cabang untuk periode 1436-1437 H tersebut dilantik oleh Ketua Komisi Pemuda PB HMI MPO, Herdiana Abdus Salam, yang juga mantan ketua HMI MPO Cabang Bogor tiga periode sebelumnya.

Selain pengukuhan kepengurusan, acara tersebut dilanjutkan dengan seminar nasional menyoal pendidikan. Hal ini sesuai yang disampaikan oleh ketua umum HMI-MPO Cabang Bogor, Asep Kurnia.

“Gerakan HMI-MPO akan selalu konsisten dalam pembelaan kaum mustad’afin di manapun, terkhusus di Bogor ini baik kota dan kabupaten, karena kedua pemerintah daerah ini masih memiliki ‘PR’ besar tentang pengelolaan daerahnya yang lebih maju, terlebih maraknya kasus-kasus korupsi, ketidakmerataan pembangunan, tingginya tingkat buta aksara, penganguran dan kemiskinan masih tinggi,” ujar Asep.

Selanjutnya ia menegaskan, tantangan global yang didepan mata untuk negara ini adalah masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) termasuk di Bogor sebagai penyangga ibukota negara. Sehingga, lanjutnya lagi, HMI-MPO dalam kepengurusan satu tahun kedepan akan fokus  mengawal kebijakan pendidikan.

“Karena pendidikan yang baik akan melahirkan generasi yang baik, sehingga di pos-2015 kita bisa menjadi pesaing dan pemain yang profesional dalam dunia globalisasi,” tegasnya lagi.

Sejalan dengan hal di atas, mantan ketua umum HMI-MPO 2011 Herdiana S.T menuturkan bahwa tantangan HMI-MPO adalah kesungguhan dalam mengabdikan diri dalam gerakannya untuk perbaikan umat dan daerah khususnya di Bogor.

Orientasi menyoal pendidikan dalam seminar pelantikan ini dikupas oleh unsur legislatif, eksekutif, pengamat, sosilog, dan akademisi. Hal ini dimaksudkan untuk mempertegas permasalah pendidikan yang harus diberikan obat sehingga pembangunan manusianya bisa lebih baik. Dengan itu diharapkan tantangan global bisa diatasi dengan baik.

Beberapa tamu undangan yang hadir di antaranya Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto, Kepala Dinas Pendisikan Kota dan Kabupaten Bogor, serta Komisi D DPRD Kota Bogor sebagai narasumber.