HMINEWS.Com – Baru hendak menggelar unjukrasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan menolak kedatangan Presiden Jokowi ke Riau, mahasiswa Riau mendapat perlakuan represif aparat keamanan. Polisi membubarkan paksa mahasiswa dengan kekerasan, memukuli mahasiswa.

Penganiayaan itu terjadi begitu puluhan aktivis HMI MPO Pekanbaru, BEM Universitas Islam Riau (UIR) dan BEM Universitas Riau (UR) tiba di depan RRI Riau, Jalan Sudirman, Pekanbaru-Riau, Selasa (25/11/2014) sore.

“Belum sepat orasi kader HMI Pekanbaru dan mahasiswa Riau dipukuli sampai berdarah oleh aparat kepolisian di RRI sore tadi,” kata Ketua HMI MPO Pekanbaru, Ganjar Stiawan.

Tak hanya terhadap mahasiswa, polisi pun merampas kamera para wartawan, merusak bus dan sepeda motor para mahasiswa. Mahasiswa yang kalangkabut sebagian berlari ke masjid dan tetap dikejar oleh polisi, dan di dalamnya pun mereka masih dipukuli.

Menyikapi tindakan represif ini, mahasiswa Pekanbaru melapor ke Polda Riau. Kunjungan Presiden Jokowi diagendakan ke Merbau, Kabupaten Meranti – Riau esok, Rabu (26/11/2014).