kamil di kpkHMINEWS.Com – Bagian dari ciri khas Himpunan Mahasiswa Islam adalah diskusi dan aksi tentang isu kontemporer. Akan tetapi kali ini berbeda dengan biasanya, puluhan kader HMI-MPO Komisariat UIKA melaksanakan diskusi di skretariat HMI MPO Cabang Bogor sebagai refleksi dan kupasan sejarah HMI Cabang Bogor.

Semenjak ditinggal tokoh HMI MPO cabang bogor, Kanda Didin Hafidhuddin, dan beberapa hari yang lalu Kanda Fakhrudin Soekarno yang dua-duanya merupakan Dosen UIKA Bogor.

Kegiatan ini adalah upaya mempertegas perjuangan HMI MPO di UIKA dan di Cabang Bogor, sebagai basis perkaderan dan perjuangan, seperti yang disampaikan ketua panitia pelaksana, Raden.

“Kegiatan ini dilakukan sebagai ajang silaturahmi, dan menguatkan emosional kader HMI di Bogor, sehingga ber-HMI-nya tidak hanya ber-HMI ala biasa melainkan ber-HMI yang luar biasa,” tegasnya dalam sambutan yang ditutup dengan pekikan takbir, Sabtu (1/11/2014).

Tujuan kegiatan itu senada dengan yang disampaikan olek Ketua Bidang kajian HMI MPO Cabang Bogor, Asep Kurnia, yang menegaskan bahwa hari ini bukan kita mendelusikan kekaguman semata tentang HMI dalam kesejarahannya sejak tahun 1952.

“Inilah upaya kita sebagai kader pemegang tonggak kesejarahan HMI di Bogor untuk mempertegas dan melanjutkan misi perjuangan HMI yang sudah dilakukan oleh pendahulu kita, yang hari ini sebagian sudah berpulang ke hadirat-Nya,” kata Asep Kurnia.

Selanjutnya ia menjelaskan, sebagai harapan bahwa kader HMI harus meneladani prinsip yang kuat dalam perjungan seperti yang sudah ditorehkan para soniornya, menjadi teladan bagi yang lain, baik di HMI maupun di luar HMI.