HMINEWS.Com – Protes kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar ricuh. Para pengunjukrasa bentrok dengan polisi, dan seorang pemuda tewas tertabrak mobil water canon, Kamis (27/11/2014).

Korban tewas adalah Muhammad Arif (20), seorang pemuda yang setiap harinya bekerja sebagai ‘Pak Ogah’ di depan Kampus Bosowa 45 Makassar.

Awalnya bentrokan antara mahasiswa UMI dengan polisi terjadi di depan kantor Gubernur Sulsel, kemudian bergeser hingga ke depan kampus UMI, Jl Urip Sumohardjo, Makassar. Polisi memburu mahasiswa yang berdemo hingga ke dalam kampus, dan banyak mahasiswa yang tak terlibat karena sedang mengikuti perkuliahan akhirnya jadi korban.

Masalahnya adalah mahasiswa yang tak berbuat apa2 malah jadi korban, MIRIS!!,” kicau seorang mahasiswi UMI, Andi Arinil Inayah @andrinil

Berdasar pantauan, polisi masuk dan warga, yang diduga ‘massa bayaran’, masuk menyerbu ke dalam kampus UMI, merusak fasilitas kampus; memecahkan kaca-kaca, membakar pos Satpam kampus dan sejumlah sepeda motor milik mahasiswa.