HMINEWS.Com – Ketua HMI MPO Badko Sumatra Raya, Mizan Mustofa, menilai rencana kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) akan berdampak pada meningkatnya angka kriminalitas. Mizan menyatakan, kenaikan harga BBM sudah pasti akan diikuti naiknya harga kebutuhan dasar lain, seperti sembako dan tarif angkutan umum.

“Meningkatnya angka kriminakitas yang akhir-akhir ini semakin bertambah, pasalnya kesulitan atau himpitan ekonomi pada masyarakat akan bertambah-tambah pula,”  ungkap Mizan, Rabu (12/11/2014).

Menurut Mizan, seharusnya pemerintah lebih memperhatikan pengelolaan migas, serta menangkap semua mafia migas yang ada. Ia juga menyoroti bagaimana pengelolaan migas oleh korporasi swasta asing, yang itu juga tidak pernah dibeberkan secara transparan berapa besarnya.

“Padalah dalam UUD 1945 pasal 34 ayat 1, Fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh Negara. Ayat 3, Negara bertanggung jawab atas penyedian fasilitas kesehatan dan fasilitas pelayanan umum yang layak. Maka jelas sudah bahwa kebijakan pemerintah menaikan harga BBM adalah kebijakan yang tidak berkeadilan karena telah mencabut subsidi bagi masyarakat miskin yang seharusnya menjadi tangggung jawab Negara,” sambungnya.

Mizan juga  berpandangan, program Kartu Indonesia Sehat (KIS) bukan trobosan baru bagi Jokowi dan JK karena sudah menjadi amanah konstitusi.