HMINEWS.C0m – Himpunan Mahasiwa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) Cabang Bogor menyatakan Presiden Jokowi harus mengkaji ulang kebijakannya menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

“Jokowi-JK harus kaji ulang kenaikan harga BBM. Kebijakan yang dikeluarkan rezim hari ini adalah penghianatan terhadap rakyat. Kalau Jokowi-JK pro-rakyat tidak mungkin menaikkan harga minyak ketika harga miyak dunia sedang turun,” kata formatur HMI MPO Cabang Bogor yang terpilih belum lama ini, Asep Kurnia, Selasa (18/11/2014).

Asep menyatakan bahwa standarisasi BBM, ron premium hanya 88 dengan pertamax ron 92. “Ini kebijakan yang aneh,” lanjutnya.

Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Bogor itu pun mengatakan, naiknya  harga BBM sudah tentu akan membuat harga barang-barang kebutuhan lainnya ikut naik. Khususnya harga bahan-bahan pokok dan ongkos produksi.

Asep juga menyindir dan mengingatkan bagaimana kampanye Jokowi-JK saat pencapresan yang berjanji akan pro rakyat dengan tidak akan menaikkan harga BBM.