MM PKUHMINEWS.Com – Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Badko Sumatra Raya menilai rencana DPRD Riau membeli dua mobil dinas senilai Rp 4,9 miliar sebagai pemborosan anggaran.

“DPRD Riau berencana  untuk membeli dua mobil dinas dengan anggaran yang sangat fantastis jumlahnya,  pembelian dua mobil dinas ini seharga 4,9 Milyar. Ini adalah pemborosan secara terang-terangan, dan tidak menggunakan anggaran secara efesien untuk kebutuhan kerja dewan,” kata Ketua HMI MPO Badko Sumatra Raya, Mizan Mustofa, Rabu (22/10/2014).

Mizan menggunakan data FITRA Riau, yang menyebut bahwa anggaran sebanyak itu apabila digunakan untuk mensubsidi pendidikan siswa miskin, ribuan siswa akan terselamatkan.

“Jika disamakan dengan anggaran bantuan siswa miskin (BSM) di Riau untuk tingkat SMA yang besarnya Rp. 1,2 juta / siswa. Maka terdapat 4.117 siswa miskin terbantu untuk membiayai pembelian seragam sekolah satu tahun,” ia merinci.

Mizan juga menyebut, untuk tingkat SMP, BSM per siswa sebesar Rp. 750 ribu, jika disamakan dengan anggaran untuk beli dua unit mobil itu, maka sudah ada 6.588 siswa terbantu. Begitu juga untuk tingkat SD, BSM yang disediakan sebesar Rp. 560 ribu/siswa, jika dana itu digunakan untuk siswa miskin tingkat SD, maka 8.823 siswa terbantu.

Anggaran seperti ini, kata mantan Ketua HMI MPO Cabang Pekanbaru tersebut, menunjukan bahwa DPRD tidak bijak menggunakan anggaran daerah.  Hal ini memperihatinkan bagi  masyarakat Riau karena masih banyak persoalan di Riau yang ia nilai labih urgen dan sangat mendasar dibandingkan dengan mobil dinas yang seharga 4,9 M tersebut.

“Seharusnya DPRD lebih mengedepankan kepentingan rakyat, bukan malah mementingkan sarana kerja yang begitu mahal,” pungkasnya.