HMINEWS.Com – Sehari setelah dilantik Kabinet Kerja Jokowi-JK, Anies Baswedan pimpin upacara bendera memperingati hari Sumpah Pemuda ke-86 di halaman kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Selasa 28/10/2014.

Tema peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-86 tahun 2014 adalah “Bangun Soliditas Pemuda Maju dan Berkelanjutan”. Anies Baswedan dalam sambutannya mengingatkan soal bukti kejeniusan dan peran strategis pemuda dalam menggerakkan sejarah Indonesia, dengan semangat sumpah pemuda. “Sumpah pemuda sebagai bukti kejeniusan para pemuda indonesia”, tutur Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan.

Mendikbud juga menyinggung soal bonus demografi saat ini yang didominasi kelompok pemuda, jika mampu dikelola dengan baik melalui rekayasa sumberdaya manusia yang berkualitas akan mampu mengantarkan bangsa Indonesia semakin diperhitungkan dunia internasional.

Untuk itu, menurut penggagas Gerakan Indonesia Mengajar ini menganggap, generasi usia produktif merupakan salah satu komponen terbesar, dan menjadi kunci bagi percepatan Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia. ”Pekerjaan besar kita saat ini dan di masa-masa mendatang adalah bagaimana memastikan kelompok usia produktif itu sebagai orang-orang yang memiliki kualitas yang memadai. Ini merupakan salah satu tantangan terbesar kita yang memperoleh amanah untuk mengabdikan diri di dunia pendidikan dan kebudayaan”, ujar Mendikbud.

Pemilik akun sosial media aniesbaswedan.com dan facebook.com/aniesbaswedan ini, juga mengajak masyarakat berpikir “out of the box”, berpikir di luar kebiasaan. “Mulailah berpikir apa yang orang lain tidak pikirkan. Berpikir di luar kebiasaan orang lain akan memberikan efek luar biasa. Pemikiran-pemikiran baru pun akan banyak bermunculan jika kita berpikir outside the box. Berpikir besar mulai dari yang kecil dan dilakukan sekarang”, katanya.

Kepada semua pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik, penggiat, dan pencinta dunia pendidikan dan kebudayaan “Kami mengucapkan selamat memperingati Hari Sumpah Pemuda”, ucap Mendikbud.