TangerangHMINEWS.Com – Puluhan anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Cabang Tangerang Raya mendatangi kantor pusat pemerintahan Kota Tangerang mendesak DPRD agar menyelesaikan permasalahan batas wilayah bandara yang berpindah ke Pemda Kabupaten Tangerang.

Menurut Ade Aji Maulana, koordinator aksi, mereka menyayangkan sikap Pemkot Tangerang yang terkesan membiarkan berpindahnya aset berharga tersebut dari Kota Tangerang ke Kabupaten Tangerang atas Putusan Menteri Dalam Negeri.

“Imbasnya kota Tangerang harus kehilangan pendapatan pajak kurang lebih 100 milyar per tahunnya,” kata Ade, Kamis (2/10/2014) lalu.

Ade yang juga ketua HMI Komisariat UMT menambahkan bahwa DPRD kota Tangerang seharusnya melakukan hak interpelasinya untuk memanggil Walikota Tangerang, Arief Wismansyah, untuk melakikan gugatan di pengadilan tata usaha negara (PTUN).

Aksi ini juga sempat diwarnai aksi saling dorong antara Satpol PP dengan masa aksi. Salah satu orator aksi Khotibyani dalam orasinya mengancam akan megadakan aksi dengan masa yang lebih banyak lagi karena tak ada satupun baik dari pemerintah kota Tangerang maupun dari perwakilan DPRD yang mau menemui mereka.