KendariHMINEWS.Com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) Komisariat FKIP Universitas Halu Oleo sukses menggelar Basic Training (LK I). Kegiatan tersebut digelar di Aula SMA IDHATA Kendari mulai 12-15 September 2014. Saat kegiatan berlangsung, ada seorang alumni yang mengantarkan anaknya secara langsung untuk diikutsertakan dalam LK I. Kejadian ini merupakan pertama kali selama proses perkaderan berlangsung di Kendari.

Diketahui, orang tua tersebut adalah alumni HMI era 80-an. Yakni Laode Ta’alami, Pembantu Dekan (PD I) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Avicena (STIK Avicena) dan Samrudin, salah satu birokrat di Kota Kendari. Menurut Ketua Komisariat FKIP UHO, La Susi kejadian ini merupakan tanda simpati yang patut dijaga. “Kita telah dipercaya oleh para alumni. Karena itu, kita mesti jaga nilai-nilai perkaderan supaya kepercayaan itu jadi awet,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Umum HMI (MPO) Cabang Kendari, Budiman mengingatkan agar seluruh Komisariat se-Cabang Kendari tetap fokus pada usaha-usaha perkaderan. “Kita harus jaga kepercayaan alumni. Dari hasil bincang-bincang dengan alumni tersebut, mereka sangat yakin HMI masih produktif menghasilkan kader-kader mumpuni,” terangnya (15/9/2014).

Disisi lain, kata Budiman, kultur intelektual mesti senantiasa terus dibumikan dalam perkaderan. Sebagai syarat kesiapan kader HMI mewujudkan masyarakat ideal. “HMI juga mesti menjadi wadah pendidikan eksternal mahasiswa. Selama ini, banyak kader-kader potensial yang dapat mengisi pola-pola pendidikan HMI yang berorientasi pada edukasi dan keterampilan,” pungkasnya.

Diketahui, LK I ini berhasil meluluskan kader sebanyak 26 orang, yang awalnya berjumlah 48 orang. Lulusan ini merupakan hasil seleksi ketat dari tim kepemanduan.(JU)