HMINEWS.COM

 Breaking News

Pengumuman Quick Count Terlalu Dini dan Dikhawatirkan Picu Konflik

Pengumuman Quick Count Terlalu Dini dan Dikhawatirkan Picu Konflik
July 10
03:11 2014
Quick Count Pilpres 2014

Quick Count Pilpres 2014

HMINEWS.Com – Klaim dan pengumuman kemenangan pasangan capres-cawapres berdasarkan hasil quick count (hitung cepat) dinilai terlalu dini. Hal itu dikarenakan quick count masih menggunakan sampel, dan validitasnya tidak 100 persen, berbeda dengan real count.

Demikian disampaikan Direktur Pusat Studi Sosial Politik (Puspol) Indonesia, Ubedillah Badrun kepada HMINEWS, Kamis (10/7/2014) dini hari. Lebih jauh ia khawatir dampak dari pengumunan atas sesuatu yang belum pasti hasilnya tersebut.

“Efek pengumuman kemenangan berbasis quick count ini bisa memicu konflik horisontal karena masing-masing kubu sudah merasa seolah-lah sebagai pemenang, padahal pengumuman resmi belum dilakukan KPU,” tandasnya.

Ia mengingatkan perlu menjadi catatan bagi semua lembaga survey dari kedua kubu calon presiden, bahwasanya bisa jadi memang quick count tapi kalah di real count.

“Hal ini pernah terjadi pada sejumlah quick count Pemilukada di sejumlah daerah, misalnya Pemilukada Bali tahun 2013, di mana menurut quick count SMRC disebutkan bahwa perolehan suara pasangan Puspayoga-Sudikerta 49,8%, dengan data masuk sebesar 99,50%. Ternyata kemudian perhitungan real count hasilnya menunjukkan sebaliknya,” papar dosen Ilmu Politik UNJ tersebut.

Sebagaimana diketahui, begitu usai pencoblosan Pilpres 9 Juli 2014, berbagai lembaga survey melakukan penghitungan cepat dan hasilnya berbeda-beda untuk kedua pasang capres-cawapres. Kubu Prabowo-Hatta dan Jokowi-Jusuf Kalla pun saling mengklaim kemenangan dan ditegaskan dengan pidato kemenangan yang disiarkan stasiun televisi.

Fathur

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Facebook Kami

Dapatkan update berita kami

Terimakasih sudah berlangganan

Terjadi kesalahan.

About

Hminews.com adalah website media pergerakan anak muda masa kini. Kami mewartakan berita dan opini dari anak muda dari berbagi pergerakan mahasiswa. kirim artikel anda ke redaksi at hminews.com.