10463959_618276274946906_8935528912920068764_nHMINEWS.Com – Sejumlah Cabang dan Pengurus Besar HMI MPO berunjukrasa menuntut pemukulan oleh massa kampanye Jokowi-JK terhadap salah satu kader HMI diusut. Massa berunjukrasa di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (24/6/2014). 

Pengeroyokan terjadi pada 19 Juni saat massa kampanye capres-cawapres nomor 2 konvoi di Jalan Taman Siswa di depan Fakultas Hukum UII, Yogyakarta. Saat itu, Ketua Bidang PTKJ  HMI Cabang Yogyakarta, Sultan Akbar yang hendak menyeberang jalan saat massa kampanye melintas. Akibatnya ia mengalami luka memar-lebam di wajah dan tubuhnya, serta kepala berdarah.

HMI UII dan Cabang Yogya telah melaporkan kasus tersebut ke Polres setempat, namun tak kunjung ada tindak lanjut.

Menyikapi tidak adanya tindakan dari kepolisian, PB HMI MPO dan Cabang-Cabang yang datang  ke Jakarta guna melaksanakan Pleno 2 lantas mendemo Mabes Polri. HMI MPO menyampaikan tuntutan agar hukum ditegakkan dengan mengusut tuntas pengeroyokan.

Selain itu, menyikapi masa kampanye yang dinilai cenderung menjurus didominasi kampanye hitam, HMI MPO menyerukan ‘Stop Kampanye Hitam’ yang dinilai dapat mengakibatkan konflik di masyarakat.

“Mengimbau kedua tim pemenangan dan simpatisan capres-cawapres nomor urut 1 dan 2 untuk menjalankan kampanye yang kondusif, damai dan edukatif” demikian tertulis dalam poin tuntutan.