Bogor (1/6) Peran media dalam pembangunan demokrasi sangat besar, sehingga ruang publik tidak lagi tertutup hanya untuk pemegang kebijakan saja sehingga masyarakat bisa barpartisipasi terhadap penyusunan kebijakan publik, tetapi perjalan media kian hari kian tak jelas arah tujuan dari keberadaannya, hal ini diungkapkan oleh Ketua Bidang Kajian dan Intelektual HMI-MPO Cabang Bogor Askur Al-Liwaun “Bahwa media hari ini kehilangan arah tujuan, karena media sering kali di tunggangi oleh kepentingan  individu, golongan, bahkan partai politik untuk memasarkan satu visi dan misi dari satu kepentingan”.

Media apapun tidak terkecuali, entah elektronik atau pun cetak mereka harus selalu berada pada jalur independen, menjadi wasit yang bisa di dengar dilihat dan dibaca oleh masyarakat,

Hari ini entah media cetak dan elektronik membutakan pandangan masyarakat dalam berpartipasi dalam kebijakan publik dengan menggiring kepada satu pigur, dan ini jika di biarkan akan berbahaya, dan saat ini mahasiswa harus mengambil peran yang sudah terkikis ini sehingga cita-cita reformasi dan demokrasi bisa terwujud, tegasnya.

Hal ini juga di ungkapkan oleh salah satu peserta pelatihan jurnalistik Wulan Daniati menjelaskan “sangat membantu kami yang masih minim dengan ilmu kejurnalisan, sehingga bisa membedakan mana isu yang benar dan mana isu bohongan. tegasnya saat diwawancara.

Redaktur HMI.NEWS.COM Fathurahman yang juga pembicara pada saat itu menyayangkan kepada media cetak atau elektronik karena tindakan media satu ini, yang terlihat tidak independen menggiring opini piblik.

Jurnalistik harus dipahami secara mendasar dari teori sampai pada pelaksanaan atau pembuatan berita. selain itu seorang jurnalis harus selalu mengedepankan kode etik jurnalis dalam setiap kegiatan tegasnya dalam pemaparan materi pengantar jurnalisme dan pembuatan berita.

Media harus menjadi instrumen yang dimiliki publik dalam mewujudkan tujuan demokrasi sebagai cita-cita reformasi, dan mahasiswa harus mengawal dan memberikan kontribusi besar dalam bidang jurnalisti.

Reportase oleh Kurnia