HMINEWS.COM

 Breaking News

HMI MPO: Capres-Cawapres Jangan Hanya Beretorika

HMI MPO: Capres-Cawapres Jangan Hanya Beretorika
May 20
12:23 2014

HMINEWS.Com – Para pasangan capres cawapres bersama partai koalisi pendukung kian genit mengumbar janji membawa kemajuan negeri ini. Padahal terdapat beberapa permasalahan penting yang menjadi tantangan bagi pasangan capres dan cawapres yang akan berlaga pada Pilpres 2014 ini.

Demikian menurut Ketua Komisi Politik PB HMI MPO, Arfianto Purbolaksono di Jakarta, Selasa (20/5/2014).

“Tantangan pertama, persoalan tingginya angka kemiskinan. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) orang miskin di Indonesia bertambah pada tahun 2013. Tercatat ada 28,55 juta orang miskin atau 11,47% dari jumlah penduduk pada September 2013, naik dari Maret yang sebesar 11,37% atau sebanyak 28,07 juta orang.”

Kedua, lanjut Arfianto, kesenjangan antara masyarakat kaya dan miskin semakin tinggi di Indonesia. Hal ini bisa dilihat dari stagnannya rasio koefisien di angka 0,41 %, selama periode 2011-2013.

“Kesenjangan juga terjadi antar wilayah di negeri ini. Pelaksanaan otonomi daerah yang kian kehilangan arah membawa jurang perbedaan antara daerah maju dan daerah tertinggal,” paparnya.

Ketiga, penegakan hukum dalam rangka pemberantasan korupsi. Korupsi masih menjadi persoalan bangsa yang sangat sistemik dari tingkat pusat sampai dengan daerah, serta mengikutsertakan aktor dari unsur eksekutif, legislatif, yudikatif dan sektor swasta.

“Oleh karena itu kami PB HMI (MPO) pertama, kami menuntut kepada pasangan capres dan cawapres agar tidak hanya sekedar beretorika, tebar popularitas, dan mengumbar janji  untuk menyelesaikan persoalan negeri. Kedua, kami meminta kepada masyarakat secara jernih dan cerdas untuk memilih pasangan capres-cawapres guna membangun Indonesia lima tahun ke depan. Ketiga, masyarakat tidak terjebak isu SARA yang dapat membuat dis-integrasi bangsa,” pungkas alumni Unsoed Purwokerto ini.

Sebagaimana diketahui, saat ini ada dua koalisi parpol yang terbentuk. Yaitu koalisi yang mengusung Capres Joko Widodo (Jokowi) – Jusuf Kalla (JK) yang merupakan gabungan antara partai PDI Perjuangan, Partai Nasdem, PKB, dan Hanura.  Serta koalisi kedua yang mengusung Prabowo Subianto – Hatta Rajasa, didukung Partai Gerindra, PPP, PKS, dan PAN.

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.