HMINEWS.COM

 Breaking News

Transparansi Bank Indonesia Melalui Publikasi Laporan

Transparansi Bank Indonesia Melalui Publikasi Laporan
May 20
11:33 2014

Persidangan kasus Century dan diskusi tentangnya belakangan ini membuatku ingin mengingatkan soal publikasi dan transparansi kebijakan Bank Indonesia (BI).

Bank Indonesia secara resmi dan secara periodik mengeluarkan dua macam laporan tentang kebijakannya, yaitu : Tinjauan Kebijakan Moneter (TKM) dan Laporan Kebijakan Moneter (LKM). TKM dipublikasikan secara bulanan oleh Bank Indonesia setelah Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada setiap bulan Februari, Maret, Mei, Juni, Agustus, September, November, dan Desember. LKM secara triwulanan pada setiap bulan Januari, April, Juli dan Oktober. LKM lebih terinci daripada TKM. Seperti yang dinyatakan oleh Bank Indonesia sendiri, kedua laporan dimaksudkan sebagai media bagi Dewan Gubernur Bank Indonesia untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat luas mengenai evaluasi kondisi moneter terkini atas asesmen dan prakiraan perekonomian Indonesia serta respon kebijakan moneter yang ditempuh Bank Indonesia.

Bank Indonesia juga menyampaikan Laporan Perkembangan Pelaksanaan Tugas dan Wewenang Bank Indonesia kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Pemerintah pada setiap triwulan merupakan pemenuhan amanat yang digariskan dalam Undang-Undang tentang Bank Indonesia.

Ada juga Laporan Keuangan Bank Indonesia tiap tahun, yang biasanya baru dipublikasikan pada pertengahan tahun berikut. Laporan yang dipublikasikan sudah diaudit oleh BPK.

Selama beberapa tahun terakhir, publikasi hal-hal di atas sebagai salah satu perwujudan transparansi ini mengutamakan penyebaran melalui website resmi BI. Laporan yang bersifat cetakan (fisik) nampaknya lebih terbatas untuk kalangan internal.

Untuk diketahui, Laporan kepada DPR yang tiap triwulan itu tercatat dalam 10 kali laporan terakhir (2,5 tahun) dilihat atau di hit rata-rata sebanyak 2143 orang. Dalam 4 kali laporan terakhir (setahun) oleh sebanyak 1588 orang.

Laporan kebijakan moneter yang tiap bulan selama 10 kali terakhir di hit rata-rata sebanyak 2943 orang, dan dalam 4 kali terakhir sebanyak  1776 orang.

Sedangkan Laporan Tahunan Keuangan Bank Indonesia dalam 10 kali tahun terakhir di hit rata-rata sebanyak 9309 orang.

Perhatikan betapa sedikit mereka yang melihat, apalagi membaca atau memnyimak laporan-laporan itu. Bandingkan dengan jumlah doktor dan master ekonomi, mahasiswa ekonomi, atau para pihak yang mustinya peduli dengan laporan tersebut. Maksudnya transparansi kepada publik itu menjadi berarti terserah masyarakat kan?

Awalil Rizky

Ketua Perhimpunan BMT se-Indonesia

Mantan Ketua Cabang Yogyakarta

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Facebook Kami

Dapatkan update berita kami

Terimakasih sudah berlangganan

Terjadi kesalahan.

About

Hminews.com adalah website media pergerakan anak muda masa kini. Kami mewartakan berita dan opini dari anak muda dari berbagi pergerakan mahasiswa. kirim artikel anda ke redaksi at hminews.com.