HMINEWS.COM

 Breaking News

Pemuda Demokrat Siap Laporkan RS Mitra Bekasi

October 10
11:45 2013

HMINEWS.Com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemuda Demokrat Indonesia Kota Bekasi bakal melaporkan pihak Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Barat ke Kementrian Kesehatan dan Komisi IX DPR. Hal itu karena RS Mitra sempat menolak pasien rumah sakit karena uang muka yang kurang.

Penolakan tersebut terjadi pada Rabu (9/10/2013), terjadi terhadap pasien dengan nama Anggra Jaya.

“Pasien bernama Anggra ditolak oleh pihak rumah sakit lantaran tidak bisa memenuhi uang muka untuk biaya operasi sebesar 80 persen atau setara dengan Rp 80 juta,” kata Ketua Pemuda Demokrat Kota Bekasi, King Vidor dalam rilisnya.

Padahal kata King, yang bersangkutan belum bisa mengeluarkan uang sebab Angra Jaya sendiri dalam kondisi tak berdaya di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Sementara pihak keluarga, sedang dalam kondisi tidak memegang uang tunai. Ada pun tabungan keluarga, dipegang sepenuhnya oleh Angra Jaya, yang saat ini dalam kondisi kritis.

Yang tidak habis pikir dari King, pihak rumah sakit menolak jaminan dari pihak keluarga Angra Jaya berupa mobil. Mereka tetep ngotot meminta uang muka tunai. Kata Vidor, hal itu menyalahi Perda Kota Bekasi yang melarang rumah sakit negeri maupun swasta memungut uang muka dari pasien.

“Aturanya jelas, bahwa setiap rumah sakit diharamkan meminta uang muka kepada pasien. Makanya saya heran kenapa pihak rumah sakit keukeh minta uang muka. Atas dasar itu pula, kami akan membuat laporan ke Kementrian Kesehatan dan Komisi IX DPR,” lanjutnya.

Masih kata King, kendati rumah sakit swasta memiliki aturan internal. Aturan tersebut kata dia, tidak selayaknya lebih tinggi posisinya dari peraturan daerah dan undang-undang kesehatan. Lagi pula rumah sakit Mitra Bekasi Barat berdiri di wilayah hukum Pemkot Bekasi dan sudah jadi kewajiban rumah sakit tersebut tunduk terhadap aturan yang dibuat Pemkot Bekasi.

“Kalau gak mau nurut aturan Pemkot Bekasi ya mereka mesti hengkang dari Kota Bekasi,” kecam King.

Dirinya juga menyayangkan tidak adanya tindakan tegas dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi, selaku pemegang otoritas tertinggi di dunia kesehatan dan Pemkot Bekasi yang seolah diam saja dengan pelanggaran aturan, seperti yang dilakukan oleh Mitra Bekasi Barat.

King berharap, laporan yang bakal dibuat oleh Pemuda Demokrat, bisa disikapi serius oleh Kementrian Kesehatan dan Komisi IX DPR.

Pihak Mitra Keluraga Bekasi Barat, akhirnya mau menerima pasien, setelah cukup lama bersitegang dengan pihak keluarga Anggra.

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.