HMINEWS.COM

 Breaking News

Regenerasi Kepemimpinan Politik Kaum Muda, Suatu Keharusan

September 12
01:36 2013

HMINEWS.Com – Regenarasi dalam politik adalah sesuatu yang alamiah.  Sayangnya ada problem regenasi dalam tubuh parpol-parpol. Golkar adalah salah satu partai yang paling parah dalam regenarasi. Anak-anak muda brilian seperti Yudhi Krisnandi, Ferry Mursyidan Baldan harus atau dipaksa keluar dari partai, oleh pertarungan politik internal partai yang tidak win-win solution. Demikian disampaikan oleh peneliti senior LIPI Ikrar Nusa Bakti dalam sebuah diskusi yang digelar oleh Rumah Kebangsaan di Jakarta (11/9/2013).

Ikrar juga memberikan contoh yang terjadi di tubuh Partai Demokrat (PD). Terlepas dari kesalahan yang diperbuatnya, Anas Urbaningrum adalah sosok muda yang memiliki gagasan brilian ditubuh PD. Anas ingin mengubah ketergantungan PD pada figuritas tunggal pada SBY. Sayangnya Anas terpangkas di tengah jalan, akibatnya sampai hari ini iklan-iklan demokrat masih menampilkan SBY sebagai tokoh sentralnya.

“Oleh karena itu tidak heran jika saat ini imej tumbuhnya politisi muda di tubuh PDIP lebih tinggi dari pada di PD”, ungkap Ikrar lebih lanjut.

Pembicara lain, Philips Vermonte dari CSIS mengungkapkan bahwa idealnya parpol adalah aktif mencari alternatif pemimpin-pemimpin muda untuk dikader dan kemudian didorong menjadi pemimpin politik. Sayangnya yang terjadi saat ini justru sebaliknya, aktor-aktor politik melamar ke parpol untuk dinaikkan menjadi pemimpin politik. Dampaknya, biaya politik menjadi sangat mahal, mereka harus membeli tiket parpol dan bahkan menyewa konsultan untuk pencitraan.

Oleh karena itu, ke depan kaum muda harus memiliki keberanian untuk bertarung dalam kancah politik. Kaum muda jangan pernah takut melawan dinasti-dinasti politik yang seringkali menghegemoni Parpol.

Diskusi yang dipandu oleh pengelola Rumah Kebangsaan Teten Masduki tersebut, juga dihadiri oleh Komaruddin Hidayat, Arya Bima dan politikus muda lainnya.

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.