HMINEWS.COM

 Breaking News

Selamatkan Mutiara Negeri

September 30
15:59 2013

Salam untuk semua anak bangsa Indonesia. Tulisan ini bermaksud mengangkat fenomena yang terjadi di dunia hiburan belakangan ini. Tahukah betapa penting mengkritisi dunia hiburan yang berkembang kini?

Generasi bangsa masa hadapan dibahasakan dengan mutiara negeri. Sayyidina Ali pernah mengatakan bahwa jiwa pemuda itu bagaikan ladang garapan, ladang ini seperti lahan subur yang apabila ditanam apapun ia akan cepat berkembang. Jiwa pemuda Indonesia juga diibaratkan dengan hal tersebut,  positif atau negatif yang diberikan pasti akan subur di jiwa pemuda.

Dunia hiburan semakin merajalela merusak mutiara-mutiara negeri. Anak berusia belasan tahun dibimbing mengikuti kebiasaan populer bangsa lain yang bertentangan dengan moralitas bangsa Indonesia.

Fenomena “girl band” syarat dengan membuka tubuh seorang wanita muda agar dapat disaksikan oleh penonton. Luar biasa efek yang terjadi, banyak lelaki yang menggandrungi penampilan seperti itu. Wanita dimanfaatkan oleh industri hiburan untuk meraup keuntungan sebesar-besarnya. Apakah bedanya ini dengan perbudakan oleh penjahat kelamin?

Sedih sangat ketika menengok gadis belia tiga belas tahunan sudah dimasukkan dunia hiburan yang bermotif meraih keuntungan semata. Banyak contoh yang dapat ditemui dalam berbagai acara televisi yang populer belakangan selalu menampilkan wanita dengan baju minimalis atau super seksi.

Tragedi asusila sangat diharamkan oleh mayoritas rakyat Indonesia. Namun tindakan pembukaan tubuh wanita secara umum dalam dunia hiburan kiranya bersanding pula dengan perbuatan asusila. Berstatus manusia yang berpendidikan, berbudaya, mempunyai akal dan hati bagaimana seharusnya melihat konstelasi tersebut? Sesungguhnya pembiaran terhadap praktek eksploitasi wanita ke arah sensualitas inklusif adalah bentuk kezhaliman.

Wanita diciptakan untuk menjaga tiang perjuangan umat. Bila seorang wanita sudah rusak kehormatannya maka rusak pulalah tiang negara. Wanita bagaikan mutiara negeri sangat disanjung, dicintai, dilindungi kehormatannya agar tidak rusak. Hancurnya mutiara sehingga bagai tak bernilai akan menjadi hal yang sangat merugikan.

Di dalam Islam wanita sangat dihormati dan dilindungi. Bentuk penghormatan ialah dengan tidak menjadikannya barang dagangan untuk diperjualbelikan. Jelas kewajiban seorang wanita menurut ajaran Islam ialah menutup aurat agar fisiknya tidak dapat menjadi komoditas. Bentuk perlindungan ialah wanita tidak diwajibkan mencari nafkah, namun lelakilah yang wajib menafkahi. Bila kehidupan wanita tak berkecukupan maka negara wajib memenuhi kebutuhannya.

Pemuda-pemudi Indonesia adalah harapan bagi bangsa yang besar ini. Menengok kembali ungkapan Sayyidina Ali,  dapat diambil pelajaran bila kini banyak tindakan yang tidak tepat dari pemuda-pemudi tersebut seperti pembunuhan, pemerkosaan, tawuran adalah hasil bibit kejahatan yang ditanamkan orang tua, lingkungannya.

Emile Durkheim mengatakan kebiasaan yang lebih banyak diikuti dapat menutupi sebuah kebudayaan adiluhung. Bahkan Indonesia sebagai negara yang bermartabat bisa tergerus imoralitas. Sudah menjadi keharusan dalam melihat persoalan ini kaum cerdik dan masyarakat memperbaiki bangsa ini dengan menanamkan benih kebaikan pada jiwa pemuda-pemudi Indonesia, dan mari selamatkan mutiara negeri ini.

Allan Mustafa Umami

HMI KOORKOM UII

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.