HMINEWS.Com – Empat ruas jalan Tol Trans Sumatera segera dibangun akhir September ini. Rencana konsorsium BUMN pimpinan PT Hutama Karya tinggal menunggu peraturan presiden (Perpres) untuk merealisasikannya.

Demikian diungkap Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto usai rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi V di DPR RI, Selasa (3/9/2013). Perpres nantinya akan memuat ketentuan penunjukan konsorsium BUMN pimpinan Hutama Karya, untuk mengerjakan ruas tol Trans Sumatera.

“Trans sumatera itu ketetapannya sudah ada, mau ditunjuk BUMN. Perpres-nya belum keluar, kan menunggu Perpres-nya,” kata Djoko Kimanto.

Perpres, lanjutnya, diharapan segera keluar bulan ini agar pembangunan tol segera dimulai. “Harapannya saya bisa bulan ini, supaya jalan tol yang ruas itu yang kita tetapkan bisa segera dikerjain,” imbuhnya.

Keempat ruas tol tersebut, menurut Djoko sebelumnya, yaitu:

  • Tol Medan-Binjai 16,8 km dengan investasi Rp 2 triliun
  • Tol Pekanbaru-Dumai 135 km dengan investasi Rp 14,7 triliun
  • Tol Palembang-Indralaya 22 km dengan investasi Rp 1 triliun
  • Tol Bakauheni-Terbanggi Besar 150 km dengan investasi Rp 13,8 triliun

Dasar hukum penugasan perusahaan konstruksi Hutama Karya telah dilengkapi dengan adanya peraturan pemerintah, tapi masih minus peraturan presiden yang hingga kini tak kunjung terbit. Peraturan presiden tersebut nantinya berisi penugasan Hutama Karya dan ruas jalan yang akan dibangun.

Ditargetkan paling cepat, salah satu ruas sudah mulai groundbreaking pada September 2013 dan paling akhir di awal 2014, semua ruas telah mulai dikembangkan.

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa pernah menyatakan proyek jalan tol yang menyambung Aceh hingga Bandar Lampung tersebut diharapkan bisa rampung pada 2020. [sumber: detik finance]