HMINEWS.COM

 Breaking News

KontraS: Amuk Warga Poso Dipicu Kebrutalan Polisi

June 12
22:47 2013

HMINEWS.Com – Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menyayangkan proses penegakan hukum Polisi atas tindakan terorisme di Poso yang menimbulkan kepanikan sosial. Tindakan polisi di Poso provokatif dan memunculkan amuk massa.

“Kami menilai bahwa tindakan Polisi di Poso dalam penangkapan Ahmad cukup provokatif, memunculkan amuk sebagian massa di kota Poso. Selain itu, Kami mempertanyakan urgensi penabrakan dan penembakan terhadap Ahmad dalam operasi Polisi pasca bom bunuh diri, “apakah Ahmad dalam posisi mengancam jiwa seseorang?” Penggunaan senjata api hanya bisa dilakukan oleh Polisi kepada seseorang (seperti Ahmad) pada saat adanya ancaman jiwa seketika, baik terhadap dirinya ataupun orang lain,” demikian rilis Badan Pekerja KontraS, Rabu (12/6/2013).

Penabrakan dan penembakan Ahmad yang merupakan warga Poso tersebut, lanjut KontraS, memicu kemarahan warga di sekitar, Senin (10/6). Menurut informasi yang dihimpun KontraS, korban jauh setelah ditabrak dengan mobil Kijang Innova yang diduga dikendarai tim Densus 88.

“Setelah terjatuh, korban berusaha lari kearah Gang Nusa Indah, Kelurahan Gebang Rejo, Poso Kota. Pada saat itulah korban meninggal dunia setelah diberondong tembakan oleh tim Densus 88 Anti teror. Saksi di lokasi peristiwa menemukan 7 selongsong peluru yang diduga digunakan oleh Densus 88 menembak korban,” lanjut Badan Pekerja KontraS.

KontraS mendapat banyak informasi dugaan tidak profesionalnya polisi dengan tindak kekerasan, penembakan dan penyiksaan terhadap warga yang baru berstatus sebagai ‘terduga’ terorisme. Warga yang marah kemudian memasang portal di jalan Trans Sulawesi dan membakar ban di tengah jalan dekat Mapolres.

“Kami mendukung operasi penegakan hukum atas tindak terorisme, akan tetapi kami meminta agar operasi tersebut memperhatikan keselamatan jiwa warga sipil dan harus dilakukan dengan prosedur yang tepat. Juga penting adalah memahami psikologis warga Poso sebagai masyarakat paska Konflik.”

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Facebook Kami

Dapatkan update berita kami

Terimakasih sudah berlangganan

Terjadi kesalahan.

About

Hminews.com adalah website media pergerakan anak muda masa kini. Kami mewartakan berita dan opini dari anak muda dari berbagi pergerakan mahasiswa. kirim artikel anda ke redaksi at hminews.com.