HMINEWS.COM

 Breaking News

2014: Rakyat Vs. Pemilu

May 06
09:58 2013

 

            Pengertian dan pelaksanaan demokrasi di setiap negara berbeda, hal ini ditentukan oleh sejarah, budaya dan pandangan hidup, dan dasar negara serta tujuan negara tersebut, sesuai dengan pandangan hidup dan dasar negara. Pelaksanaan demokrasi di Indonesia mengacu pada landasan ideal dan landasankonstitusional UUD 1945. Dasar demokrasi Indonesia adalah kedaulatan rakyat seperti yang  tercantum dalam pokok pikiran ketiga pembukaan UUD 1945 :“Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat berdasar kerakyatan, permusyawarakatan atau perwakilan”. Pelaksanaannya didasarkan pada UUD 1945 Pasal 1 ayat (2) “Kedaulatan berada ditangan rakyat dan dilaksanakan menurut UUD.

          Melihat sejarah penerapan demokrasi di negara ini, baik dari zaman orde lama sampai saat ini ditemukan berbagai macam sistem yang diterapkan dari rezim ke rezim yang tujuannya berbeda tapi semuanya bertujuan merubah negara menjadi maju, masyarakatnya sejahtera, ekonominya lebih baik sesuai harapan masyarakat. Demokrasi adalah sistem yang diterapkan di mana kekuasaan berada di tangan rakyat hanya saja ada lembaga tertentu yang melihat mengawasi dan melaksanakan yaitu lembaga yang disebut pemerintah baik legeslatif, eksekutif,dan yudikatif, dari ketiga lembaga ini diikat dalam satu struktur yang disebut pemerintahan. Pemerintahan sendiri fungsinya adalah melihat dan kemudian berbuat untuk masyarakatnya,karena pemerintah sendiri di pilih oleh rakyat,biasa kita kenal dengan gaya bahasanya yakni “Pemerintahan dari Rakyat, oleh Rakyat, dan untuk Rakyat.

         Kemudian untuk melihat konteks saat ini dimana kita akan dihadapkan dengan sebuah pesta demokrasi, kita kembali melaksanakan pemilihan umum untuk memilih pemimpin dari rakyat dan sekarang menjadi sebuah wacana yang sangat hangat untuk di bahas dimana-mana orang berbicara tentang persiapan politik 2014 mendatang di warung kopi,rumah makan dimana topik yang di bahas akan mengarah pada persiapan pemilu 2014 mendatang. Proses pemilihan umum telah dilakukan  tahun 2004. Lewat pemilihan umum , bangsa ini telah melahirkan beberapa sosok yang di lihat mampu, sehingga diberi amanah dan kepercayaan oleh rakyat kepada mereka untuk menjadi perpanjangan tangan dari rakyat dalam mengurus negara, tapi sampai saat ini belum ada pembuktian yang jelas rakyat belum merasakan apa yang di lakukan oleh penguasa yang tadinya di pilih oleh rakyat lewat pemilu, rakyat tetap saja miskin, mereka para penguasa  hanya ingin memaanfaatkan momen ini sebagai instrumen atau alat kekuasaan mereka,mereka tidak lagi meng-identikkan pemimpin sebagai pemegang amanat, tapi mereka mengidentikkan dengan penguasaan tunggal,praktek praktek korupsi semakin marak, sementara hukum negara di abaikan, rakyat terlihat sangat memprihatinkan, uang dari rakyat di habiskan hanya untuk melakukan hal-hal yang bersifat pribadi. Saat ini berbagai kasus korupsi dilakukan oleh pemerintah maupun kaki tangannya. Di lihat dari kondisi saat ini kepemimpinan di negeri ini masih identik dengan penindasan dan pembohongan terhadap rakyat.

Kesimpulannya tahun 2014 mendatang pemilu akan tetap dilaksanakan dan kondisi bangsa tetap tidak akan berubah,semakin banyak politisi semakin banyak praktek  korupsi di lakukan,dan rakyat belum juga mersakan apa yang di sebut sebagai kesejahteraan. Kemenangan berada ditangan mereka,dan kemenangan ini kalau di disebut berupa angka  berarti mereka mengalahkan rakyat dengan skor 2-0, di mana angka 2 untuk mereka dan angka 0 untuk rakyat. Kemenangan yang pertama, pada saat pemilihan mereka di pilih oleh rakyat karena bahasa kebohongan yang di sampaikan lewat kampanye, dan kemenangan yang kedua setelah mereka terpilih rakyat tetap dibohongi dan hak rakyat tidak dianggap karena secara kelembagaan mereka berada di atasnya rakyat. Jadi pemilu di negeri ini merupakan  sebuah permainan,baik dari pertama kali dilaksanakan pada tahun 2004 maupun 2014 mendatang.

 

Oleh           

Fandi Umanahu

Kader HMI Cabang Manado   

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.