KAHMI Business Award (foto: Musa SEO)

HMINEWS.Com – KAHMI Business Award 2013 memberikan penghargaan kepada 5 pemenang dari 5 kategori yang ditentukan. Penghargaan diberikan pada malam penganugerahan di Gedung RNI, Mega Kuningan Jakarta, Selasa (21/5/2013).

Kelima pemenang tersebut adalah:

Aksa Mahmud (Bosowa Group, kategori usaha besar),
Dr Roedjito (BPR Harta Insan Karimah, CEO)
Ir. Ace (Bimbel Salemba Group, UKM)
Fajar Zulkarnaen (Young Entrepreneur, pengusaha properti)
Mar’ie Mohammad (KAHMI Mr. Clean).

Semua nominator adalah mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang kemudian berkiprah dan sukses dalam dunia usaha.

Aksa Mahmud, pebisnis yang cukup berhasil juga berbagi kiat kepada kader dan alumni HMI. Bahwa untuk berusaha tidak mesti ada modal terlebih dahulu, tetapi ada keinginan dan memanfaatkan peluang yang ada. Ia juga bercerita, dorongan untuk terjun ke dunia usaha muncul setelah dirinya ditahan KODIM setelah melakukan demonstrasi ketika masih mahasiswa dan tergabung dalam HMI.

Dr Roedjito, mantan Dirut BRI yang kemudian membentuk BPR HIK, juga mengaku bisnis jasa keuangan syariah dirintisnya sejak mahasiswa. Wakti itu dirinya masih menjadi pengurus Komisariat FE UGM. Bersama rekan-rekan satu angkatannya, ia juga membentuk YA HMI. Sedangkan BPR ia bentuk pada tahun 1992 bersama 95 rekannya, dan kini omsetnya terus naik dan telah membuka cabang di lima kota.

Fajar Zulkarnaen, mantan Ketua Umum PB HMI ‘Dipo’ meraih penghargaan karena usahanya yang dinilai berhasil. Ia merintis usaha properti, dalam waktu 3 tahun telah mencapai omset Rp 16-an miliar. Sementara Ir Ace, telah mampu mengembangkan bisnis Bimbel sejak lulus dari UI pada 2002 silam dan mempunyai banyak cabang dengan jumlah siswa 4.500 orang.

Peraih penghargaan terakhir, Mar’ie Mohammad yang tidak hadir, adalah ekonom yang terjun dalam dunia politik dan tidak hanyut dalam pusarat korupsi. Oleh sebab itu, ia pantas dijuluki Mr. Clean atas keteguhan memegang prinsipnya tersebut.